Ringkasan Berita:
- Kuasa hukum menyebut kondisi mental Ressa Rizky Rossano sedang tidak baik-baik saja setelah ia menggugat Denada
- Gangguan psikologis Ressa dipicu oleh respons negatif sebagian warganet yang menilai dirinya hanya mencari keuntungan
- Karena kondisi psikis kliennya terganggu, tim kuasa hukum masih membatasi pernyataan ke publik dan baru akan membuka duduk perkara secara lengkap pada waktu yang dinilai tepat
nurulamin.proNama Ressa Rizky Rossano kini terus menjadi perbincangan hangat publik. Pengakuannya sebagai anak dari penyanyi Denada Tambunan, disusul gugatan senilai Rp 7 miliar, membuat sosok pemuda berusia 24 tahun itu berada di pusat sorotan.
Namun di balik langkah hukum yang menghebohkan, kondisi psikologis Ressa disebut tidak sedang baik-baik saja.
Tekanan demi tekanan datang silih berganti, terutama dari respons publik yang terbelah.
Alih-alih mendapat simpati penuh, Ressa justru harus menghadapi gelombang kritik dan keraguan dari sebagian netizen yang menentang langkahnya menggugat Denada.
Kuasa Hukum Ungkap Kondisi Psikologis Klien
Kondisi mental Ressa Rizky Rossano diungkap langsung oleh kuasa hukumnya, Andika Meigista Cahya.
Ia menyebut bahwa kliennya kini tengah mengalami gangguan psikologis akibat situasi yang berkembang sejak gugatan tersebut mencuat ke ruang publik.
“Saat ini secara psikologis sih klien saya (Ressa Rizky Rossano) terganggu ya,” ujar Andika Meigista Cahya kepada awak media melalui Zoom Meeting, Sabtu (10/1/2026).
Pernyataan itu menegaskan bahwa proses hukum yang tengah berjalan bukan hanya berdampak secara hukum, tetapi juga memukul kondisi batin sang penggugat.
Respons Netizen Jadi Beban Tambahan
Menurut Andika, gangguan psikis yang dialami Ressa tidak lepas dari reaksi publik di media sosial.
Tuduhan, spekulasi, hingga anggapan negatif membuat posisi Ressa semakin tertekan.
Ia menilai, banyak pihak salah memahami maksud dan tujuan kliennya dalam mengajukan gugatan tersebut.
“Jadi seakan-akan klien saya ini mencari sesuatu tapi pada faktanya tidak seperti itu,” lanjutnya.
Narasi yang berkembang di ruang publik disebut membuat Ressa seolah-olah memiliki motif tersembunyi, padahal menurut kuasa hukum, kenyataannya jauh berbeda.
Kondisi Tak Stabil, Kuasa Hukum Pilih Menahan Diri
Situasi psikologis Ressa yang disebut sedang terganggu membuat tim kuasa hukum mengambil sikap hati-hati.
Mereka memilih untuk belum membuka terlalu banyak fakta terkait duduk perkara antara Ressa dan Denada.
Andika menegaskan bahwa kondisi kliennya saat ini menjadi pertimbangan utama untuk tidak terlalu banyak berbicara ke publik.
“Saat ini klien saya sedang tidak baik-baik saja. Karena psikologisnya sedang kena ya kasihan juga sih kalau kita buka belum waktunya terlalu prematur,” tutupnya.
Pengakuan yang Mengubah Persepsi Publik
Seperti diberitakan sebelumnya, kemunculan Ressa Rizky Rossano yang mengaku sebagai anak Denada Tambunan langsung menyita perhatian luas.
Selama ini, Denada dikenal publik hanya memiliki satu anak, yakni Aisha Aurum, yang sebelumnya bernama Shakira Aurum.
Aisha Aurum merupakan buah hati Denada dari pernikahannya dengan Jerry Aurum, sosok yang selama ini identik dengan perjalanan hidup sang penyanyi.
Gugatan Rp 7 Miliar di PN Banyuwangi
Namun pengakuan Ressa mengubah narasi tersebut. Ia tampil ke publik dengan klaim sebagai anak Denada dan melayangkan gugatan hukum ke Pengadilan Negeri Banyuwangi, Jawa Timur.
Ressa Rizky Rossano menuding Denada telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa penelantaran anak.
Dalam gugatannya, pemuda 24 tahun itu menuntut ganti rugi sebesar Rp 7 miliar.
Badai Hukum dan Tekanan Mental
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, kondisi psikologis Ressa kini menjadi sorotan tersendiri.
Gugatan besar, sorotan publik, serta penilaian masyarakat yang terbelah menjadikan kasus ini bukan sekadar pertarungan hukum, tetapi juga ujian mental bagi sang penggugat.
Publik kini menanti kelanjutan persidangan, sembari melihat apakah tekanan yang menghimpit Ressa akan memengaruhi jalannya kasus yang terus menyedot perhatian nasional ini.
***
(TribunTrends/Sebagian artikel diolah dari Grid.id)
Jangan lewatkan berita-berita nurulamin.protak kalah menarik lainnya di Google News, Threads, dan Facebook
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar