PSS Sleman vs Kendal Tornado FC: Keunggulan Elja di H2H, Target Kemenangan di Solo

PSS Sleman vs Kendal Tornado FC: Keunggulan Elja di H2H, Target Kemenangan di Solo

PSS Sleman Siap Hadapi Kendal Tornado FC di Awal Tahun 2026

PSS Sleman akan memulai perjalanan mereka di tahun 2026 dengan laga tandang menghadapi Kendal Tornado FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, pada Senin (5/1/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi pertandingan pembuka bagi kedua tim di tahun kalender yang baru.

PSS Sleman diunggulkan atas Kendal Tornado FC berdasarkan statistik dan klasemen. Dalam pertemuan pertama musim ini, PSS berhasil mengalahkan Kendal Tornado dengan skor 3-1. Di klasemen, PSS menempati posisi runner-up Grup Timur dengan 30 poin, sementara Kendal Tornado berada di peringkat keempat dengan 23 poin. Namun, pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya tidak boleh memandang remeh lawannya.

“Kendal Tornado memiliki komitmen dan kualitas yang patut diwaspadai. Kita harus waspada terhadap mereka,” ujar Ansyari Lubis.

Instruksi Pelatih untuk Laga Lawan Kendal Tornado

Ansyari Lubis menekankan pentingnya tampil dengan karakter permainan sendiri, baik dari segi mental, kecepatan, fisik, maupun taktik. Ia menjelaskan bahwa program latihan tetap berjalan seperti biasanya, dengan fokus pada pemulihan kondisi dan penguatan taktik.

“Kita harus siap secara mental, kuat, dan bermain dengan kecepatan, fisikal, serta taktik yang kita punya,” tambahnya.

Tanpa Frederic Injai, Kevin Gomes De Oliveira Siap Dimainkan

Pada laga ini, PSS Sleman tidak dapat diperkuat oleh Frederic Injai yang masih menjalani pemulihan cedera. Cedera tersebut terjadi saat menghadapi Persipal Palu pada akhir tahun lalu. Ansyari Lubis menyebut bahwa durasi absennya Injai masih ditentukan oleh tim medis.

“Kalau itu nanti tim dokter yang memberikan gambaran gimana dia nanti bisa beraktivitas. Mungkin seminggu atau beberapa hari itu nanti kita masih belum dapat kabar dari dokter,” ujarnya.

Di sisi lain, PSS mendapat kabar positif dengan pulihnya Kevin Gomes de Oliveira. Pemain bertahan tersebut sudah kembali berlatih dan siap dimainkan jika dibutuhkan.

“Kevin sudah latihan, sudah sembuh, dan siap untuk dimainkan, tergantung kebutuhan tim nanti kita pakai taktik apa lawan Tornado,” jelas Ansyari.

Jadwal Padat di Bulan Januari 2026

PSS Sleman akan menghadapi jadwal padat sepanjang Januari 2026 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Selama 27 hari, Super Elja dijadwalkan melakoni lima pertandingan krusial yang sekaligus menjadi penutup putaran kedua Grup Timur.

Rangkaian laga tersebut akan diawali dengan lawatan ke markas Tornado Kendal FC pada 5 Januari. Setelah itu, PSS Sleman kembali ke kandang untuk menjamu PSIS Semarang pada 10 Januari, lalu meladeni Persela Lamongan pada 18 Januari. Agenda berat berlanjut ketika skuad asuhan Ansyari Lubis harus bertandang ke markas Persipura Jayapura pada 24 Januari. PSS Sleman kemudian menutup rangkaian laga padat Januari dengan menjamu Barito Putera pada 31 Januari di Stadion Maguwoharjo.

Fokus pada Kompetisi yang Ketat

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyadari betul tantangan besar yang akan dihadapi timnya di tengah jadwal yang padat dan persaingan yang semakin ketat. Ia menegaskan PSS Sleman tidak ingin terlena dengan posisi saat ini.

“Kami tidak mau terlena dengan situasi sekarang. Agenda tim setelah libur sudah kami siapkan dengan baik agar aspek mental, fisik, dan teknik pemain selalu siap untuk bersaing,” ujarnya.

Ia juga memastikan fokus para pemain tetap terjaga menghadapi rangkaian laga penting tersebut. Menurutnya, setiap pertandingan membutuhkan konsentrasi dan tanggung jawab besar.

“Pemain sadar kompetisi semakin ketat. Mereka harus menjaga fokus dan memiliki tanggung jawab besar untuk menghadapi tantangan berikutnya,” tambahnya.

Saat ini, PSS Sleman menempati posisi kedua klasemen Grup Timur dengan koleksi 30 poin dari 13 pertandingan. Mereka hanya terpaut satu poin dari Barito Putera di puncak klasemen dan unggul empat angka atas Persipura Jayapura di peringkat ketiga.

Ketatnya persaingan kian terasa karena regulasi kompetisi musim ini hanya memberikan dua tiket ke fase selanjutnya. Tim yang finis di peringkat pertama akan otomatis promosi ke Super League musim depan, sedangkan tim peringkat kedua harus menjalani laga playoff promosi melawan runner-up Grup Barat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan