Puluhan Kader PDIP Jabar Kembalikan Jaket Partai Akibat Protes Penundaan Konfercab SMS

Puluhan Kader PDIP Jabar Kembalikan Jaket Partai Akibat Protes Penundaan Konfercab SMS

Kader PDIP dari Wilayah SMS Protes Penundaan Konfercab

Puluhan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang diduga berasal dari wilayah Majalengka, Sumedang, dan Subang (SMS) mengunjungi kantor DPD PDIP Jawa Barat pada Jumat (12/12/2025). Mereka melakukan aksi protes terhadap penundaan mendadak pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDIP di tiga daerah tersebut.

Aksi tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, para kader yang sebagian besar adalah perempuan, menyampaikan kekecewaan secara terbuka terhadap keputusan DPD PDIP. Sebagai bentuk protes, para kader menyerahkan jaket partai berwarna merah beserta identitas kepartaian di hadapan perwakilan pengurus DPD PDIP Jawa Barat.

Kader partai berlambang banteng moncong putih ini menyebut penundaan Konfercab dilakukan tanpa alasan yang jelas. Mereka menilai keputusan tersebut telah mencederai semangat demokrasi di internal partai.

Penjelasan Ketua DPD PDIP Jawa Barat

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, membenarkan adanya aksi protes tersebut. Namun Anggota DPRD Jawa Barat ini menegaskan bahwa massa yang datang ke kantor DPD Jabar adalah para kader pendukung ketua DPC yang tidak terpilih.

"Orang-orangnya calon Ketua DPC yang tidak dipilih oleh DPP," ujar Ono Surono melalui pesan singkat kepada wartawan.

Sebelumnya, Konfercab DPC PDIP untuk wilayah Majalengka, Sumedang, dan Subang dijadwalkan berlangsung sebagai bagian dari rangkaian Konfercab enam daerah di Jawa Barat. Agenda tersebut bahkan sempat dibuka dan ditutup lagi oleh Ketua DPP PDIP, Prof. Rokhmin Dahuri.

Namun, sesaat setelah dibuka, pelaksanaan Konfercab khusus wilayah SMS mendadak dihentikan sementara, tanpa penjelasan resmi mengenai penundaan maupun jadwal pelaksanaan ulang.

Dinamika Internal Partai

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penundaan Konfercab diduga kuat berkaitan dengan dinamika internal partai, khususnya dalam proses penentuan Ketua DPC PDIP di daerah. Persaingan antarcalon menjadi memicu tarik-menarik kepentingan antara struktur DPD dan DPP.

Sejumlah kader menyatakan bahwa secara prosedural mekanisme Konfercab telah berjalan sesuai aturan partai. Namun perbedaan kepentingan politik di tingkat elite dinilai memperkeruh suasana dan berdampak langsung pada soliditas kader di daerah.

Harapan Kader dan Pengurus

Hingga berita ini diturunkan, DPP PDIP belum memberikan keterangan resmi terkait penundaan Konfercab maupun kepastian penjadwalan ulang. Para kader dan pengurus di tingkat cabang berharap pimpinan pusat segera mengambil keputusan agar agenda konsolidasi partai tidak berlarut-larut dan mengganggu parpol dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan