
Insiden Kekerasan di Kalibata: Massa Rusak Warung dan Bakar Kendaraan
Sejumlah besar massa tiba-tiba muncul di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/12/2025), dan melakukan aksi perusakan serta pembakaran terhadap sejumlah warung makan. Polisi menyebut jumlah orang yang terlibat mencapai 80 hingga 100 orang.
Aksi tersebut dipicu oleh pengeroyokan terhadap dua mata elang atau debt collector di seberang Taman Makam Pahlawan Kalibata. Salah satu dari korban meninggal di lokasi kejadian, sementara yang lain sempat kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menjelaskan bahwa puluhan hingga ratusan orang tiba-tiba muncul di lokasi kejadian. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mempersiapkan antisipasi, namun jumlah massa yang tiba-tiba datang cukup besar sehingga menyebabkan kerusakan pada beberapa warung.
- Sejumlah warga mengaku kaget melihat massa yang datang dalam jumlah besar. Mereka menemukan situasi yang mencekam dengan banyaknya aksi perusakan dan pembakaran terhadap bangunan kecil di pinggir jalan.
- Dua korban pengeroyokan memiliki inisial MET dan NAT. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi.
Nicolas juga meluruskan informasi yang menyebut korban tewas karena tembakan. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni disebabkan oleh pengeroyokan.
Polisi kini menangani dua perkara sekaligus, yaitu pengeroyokan dan perusakan fasilitas masyarakat. Pihak kepolisian sedang menelusuri kelompok massa yang terlibat dalam aksi tersebut.
- Saat ini, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman.
- Polisi juga sedang mengumpulkan berbagai barang bukti, termasuk rekaman CCTV.
- Semua proses penyelidikan masih berlangsung.
Sebelumnya, pada Kamis malam (11/12/2025), sebanyak 9 kios, 6 sepeda motor, dan 1 mobil dibakar oleh massa di seberang TMP Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Insiden ini terjadi setelah aksi pengeroyokan terhadap dua debt collector di lokasi yang sama.
- Satu korban meninggal di tempat kejadian, sementara satu lainnya meninggal di RS Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur.
- Sejumlah massa yang tidak dikenal kemudian datang dan melakukan aksi balas dendam dengan membakar kios dan kendaraan di area kejadian.
Untuk memadamkan api, sebanyak 49 petugas pemadam kebakaran serta 8 unit mobil damkar diturunkan. Anggota TNI dan Polri mengawal ketat proses pemadaman yang berlangsung hingga Jumat pagi.
- "Terdapat 8 unit berikut kendaraan pendukung dan 49 personel yang kita kerahkan. Total ada 9 kios, enam motor, dan 1 mobil yang terbakar. Proses pemadaman berlangsung dengan pengawalan TNI dan Polri," ujar Poengky, Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar