Rafael Kamal, Pembalap Gokart Muda dengan Prestasi Mengesankan

Sebuah Perjalanan yang Penuh Dedikasi dan Tantangan

Rafael Kamal, seorang pembalap muda berusia 15 tahun, telah menorehkan prestasi luar biasa di ajang gokart internasional. Meski usianya masih muda, ia sudah mampu memperoleh perhatian dari berbagai negara seperti Thailand dan Malaysia, bahkan hingga tingkat Asia. Namun, ironisnya, bakat besar ini belum mendapatkan apresiasi yang layak di tanah air.

Rafael lahir di Jakarta pada tanggal 14 Februari 2010. Keluarganya tidak memiliki latar belakang balap. Kedua orang tuanya, dr. Reza Kamal dan dr. Novi Gracia Kamal, adalah dokter spesialis kandungan (SpOG). Meskipun demikian, ketertarikan Rafael terhadap motorsport sudah terlihat sejak usia tiga tahun. Ia dikenalkan dengan gokart mini oleh orangtuanya. Setahun kemudian, ayahnya memutuskan untuk mengikutsertakan putranya dalam kompetisi resmi, dan sejak saat itu, Rafael terus mencatatkan prestasi.

Di balik kesuksesannya di luar negeri, ada pengorbanan besar dari keluarga. Setiap seri balapan internasional, orang tua Rafael harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah. Dalam banyak kesempatan, ia menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil di luar negeri, berjuang sendirian membawa nama bangsa.

Deretan Prestasi yang Mengagumkan

Selama tiga tahun terakhir, Rafael menorehkan berbagai prestasi di berbagai kelas karting. Pada 2023, ia menjadi juara dua Final A Rok Asia Sentul kelas junior dan juara satu Final B Rok Asia kelas junior di sirkuit yang sama.

Pada musim lalu, performanya tak kalah impresif. Rafael menyapu bersih dua seri awal SKT Thailand kelas junior, meraih podium dua pada putaran ketiga di kelas yang sama, serta keluar sebagai Junior Kart Championship Thailand 2024. Di ajang IAME Asia, ia juga berhasil mencatatkan podium ketiga di Bira dan Langkawi.

Pada musim 2025, ia memenangkan SKT Thailand kelas senior di putaran seri ke-2 dan 3, meraih juara dua di seri pertama, serta membungkus gelar Senior Kart Champion Thailand 2025. Ia juga menjadi We Love Senior Champion Thailand pada tahun yang sama.

Menutup akhir 2025, Rafael akan kembali tampil di ajang IAME Asia Final 2025 di Makau pada 11–14 Desember 2025. Balapan ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya untuk kembali mencatatkan prestasi.

Berjuang dengan Sponsor yang Minim

Lega Manggala Putra, paman Rafael yang sering menemani kejuaraan, menceritakan perjuangan sang keponakan. Ia menjelaskan bahwa Rafael sebenarnya sudah siap naik ke level berikutnya, Formula 4, tetapi terkendala biaya.

“Rafael itu harusnya tahun depan sudah bisa masuk ke F4. Cuman budget-nya lumayan mahal,” ujarnya.

Meskipun menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Indonesia, Rafael masih belum mendapatkan dukungan sponsor yang cukup. Sejauh ini, ia pernah mendapat bantuan sponsor dari sebuah lembaga keuangan, jenama pakaian, hingga perusahaan swasta.

Padahal, menurut Lega, biaya untuk satu kali balapan saja mencapai ratusan juta. Biaya ini sepenuhnya ditanggung orangtua Rafael yang bekerja keras sebagai dokter. Terkadang, karena terbentur biaya, Rafael membatalkan keikutsertaan pada ajang balapan.

“Sayang sekali kalau bakat yang dimiliki Rafael ini tidak bisa tersalurkan karena keterbatasan biaya. Kalau anaknya enggak berprestasi mungkin itu jadi kepuasan batin orangtua. Tapi Rafael kan punya prestasi yang bagus di balapan,” tuturnya.

Lega bilang, Rafael kadangkala menjadi satu-satunya pembalap Indonesia yang tampil di sebuah ajang balapan gokart internasional. Sayangnya, ketika membawa nama bangsa, apresiasi dari pihak pemerintah, federasi, maupun swasta belum sebanding dengan dedikasinya.

“Saya optimistis suatu saat dia bisa jadi pembalap hebat bahkan sampai F1 karena terlihat punya mental kuat sebagai pembalap. Dia bukan cuma ikut balap, dia ngerti sampai ke urusan teknisnya, soal mesin dan sebagainya,” ucap Lega.

Pada 11–14 Desember 2025, Rafael akan kembali tampil di ajang besar, IAME Asia Final 2025 di Kartodromo de Coloane, Makau, turun di kelas senior 125cc. Kesempatan ini bisa menjadi batu loncatan penting menuju karier profesional di dunia balap formula.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan