Rangkaian Acara Tangsel Leadership 2025 dengan Anggaran Rp 1,5 Miliar

Rangkaian Acara Tangsel Leadership 2025 dengan Anggaran Rp 1,5 Miliar

Pelatihan Kepemimpinan Tangsel Leadership 2025: Pengeluaran Besar yang Mengundang Kontroversi

Pelatihan kepemimpinan dengan tajuk Tangsel Leadership 2025: Strategic Communication & Management Risk for Public Governance yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sorotan publik setelah diketahui menghabiskan anggaran sebesar Rp1,5 miliar. Acara ini digelar selama dua hari di Grand Sunshine Hotel Bandung, Jawa Barat, dan menimbulkan berbagai kritik dari masyarakat.

Rincian Kegiatan yang Dilakukan

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada 9-10 Desember 2025. Dalam jadwal acara yang diterima, peserta diberikan materi oleh tiga narasumber, yaitu Sri Sumahardani sebagai pembicara utama mengenai strategi komunikasi, Davied Verrionica yang membahas manajemen risiko dalam tata kelola publik, serta Ustaz Zacky Mirza yang memberikan motivasi spiritual.

Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan pendaftaran, sambutan, dan sesi diskusi. Setelah sesi presentasi, peserta diberikan waktu untuk makan siang dan kemudian melanjutkan dengan panel discussion. Pada malam hari, terdapat acara makan malam dan ramah tamah hingga pukul 22.00 WIB.

Di hari kedua, kegiatan terkesan sangat ringan. Peserta hanya berkumpul pada pukul 10.00 WIB untuk persiapan pulang, dan pada pukul 10.30 WIB seluruh peserta kembali ke Tangsel. Hal ini memicu banyak kritik dari masyarakat yang merasa bahwa biaya besar tidak sebanding dengan isi acara.

Klarifikasi dari Pemkot Tangsel

Menanggapi kritik tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangsel, Wahyudi Leksono, memberikan penjelasan. Menurutnya, pelatihan ini merupakan program resmi yang telah disahkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah kegiatan mendadak, tetapi bagian dari agenda pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Wahyudi menjelaskan bahwa pelatihan ini berlangsung selama empat hari dan dibagi dalam dua gelombang, yakni 9-10 dan 11-12 Desember 2025. Total peserta mencapai 200 pejabat eselon II dan III. Ia juga menyampaikan alasan pemilihan Kota Bandung sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, Bandung dipilih karena memiliki fasilitas pelatihan yang memadai, lingkungan belajar yang kondusif, serta ketersediaan narasumber berkualitas yang relevan dengan materi pengembangan kepemimpinan.

Alasan Pelatihan di Luar Kota

Wahyudi menegaskan bahwa pemilihan Bandung bukan untuk memanjakan peserta, melainkan demi efektivitas pembelajaran. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah memastikan proses pembelajaran berjalan optimal dan terukur. Pemilihan Bandung adalah pertimbangan profesional, bukan gaya-gayaan, ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan kepemimpinan adalah bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan pegawai. Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN sangat penting untuk memperkuat strategi kebijakan dan karakter kepemimpinan. Tanpa pelatihan kepemimpinan yang memadai, kualitas pelayanan publik akan stagnan dan tidak mampu menjawab tantangan birokrasi modern, jelasnya.

Tanggapan terhadap Kritik Publik

Wahyudi menyebut bahwa pihaknya tidak menolak kritik masyarakat. Menurutnya, masukan publik justru menjadi bagian dari kontrol penting dalam tata kelola pemerintahan. Kami sangat menghargai kritik yang masuk. Itu artinya masyarakat peduli pada kualitas pemerintahan. Pemerintah tidak antikritik, dan kami berterima kasih atas perhatian publik terhadap program ini, tuturnya.

Ia menambahkan bahwa setiap kritik akan menjadi bahan evaluasi internal agar pelaksanaan kegiatan serupa dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan transparan pada masa mendatang. Leadership Training adalah investasi sumber daya manusia. Manfaatnya tidak hanya dirasakan ASN, tetapi juga masyarakat yang memperoleh pelayanan. Ini bukan pemborosan, tetapi kebutuhan organisasi untuk terus maju, pungkasnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan