
Gubernur Khofifah Lakukan Evaluasi dan Persiapan Strategis untuk Tahun 2026
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan rapat pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Sabtu (3/1/2026). Acara ini menjadi momen penting bagi Pemprov Jatim dalam menyinkronkan serta mengevaluasi perjalanan tahun 2025. Selain itu, rapat ini juga menjadi langkah awal dalam penyusunan rencana strategis untuk tahun 2026.
Khofifah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh program dan kebijakan yang telah dilaksanakan selama tahun lalu dapat dievaluasi secara efektif. Ia menekankan pentingnya memperbaiki berbagai tantangan yang muncul, seperti realisasi belanja modal yang belum optimal. Untuk itu, ia menyarankan agar dilakukan evaluasi baik dari dalam maupun luar organisasi.
“Dengan pendekatan inward looking, kita bisa melihat apa yang perlu diperbaiki dari dalam. Sementara dengan outward looking, kita bisa melihat bagaimana mengoptimalkan realisasi belanja agar lebih signifikan dan berdampak,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa semua upaya harus disesuaikan dengan prinsip efisiensi tanpa mengorbankan kualitas hasil. Proses penyesuaian ini, menurutnya, dapat dilakukan melalui sinergi yang maksimal antara Pemprov Jatim dengan Kementerian terkait. Dengan demikian, semua program pembangunan bisa lebih proaktif dan mudah diakses oleh masyarakat.
Prioritas Pembangunan Tahun 2026
Dalam rangka persiapan strategis tahun 2026, Khofifah menegaskan bahwa penguatan pelayanan dasar akan menjadi fokus utama. Hal ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sosial. Berikut beberapa program prioritas yang akan diterapkan:
-
Pendidikan
Program kerja prioritas Jatim Cerdas akan fokus pada pemerataan akses pendidikan, perluasan bantuan pembiayaan, beasiswa pendidikan tinggi, serta penguatan sekolah terbuka dan pesantren. Selain itu, Pemprov Jatim juga akan meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, serta pengembangan kurikulum pendidikan menengah kejuruan/vokasi dan sekolah berbasis boarding school. -
Kesehatan
Dalam program Jatim Sehat, fokusnya adalah pemerataan akses layanan kesehatan, penyelenggaraan pelayanan yang berkualitas dan berkeadilan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga medis dan kesehatan. Program ini dirancang agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari layanan kesehatan yang lebih baik. -
Infrastruktur
Program Jatim Akses dan Jatim Lestari akan berfokus pada percepatan pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela), penguatan koordinasi antarwilayah, serta pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan. Tujuannya adalah meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat dalam bertransportasi. -
Sosial
Program Jatim Sejahtera akan memberikan perlindungan sosial yang adaptif, terintegrasi, dan inklusif. Selain itu, program ini juga akan fokus pada peningkatan akses infrastruktur pelayanan dasar, pengembangan ekonomi lokal, serta penguatan sistem sosial yang lebih tangguh.
Masa Depan yang Lebih Baik
Khofifah menegaskan bahwa penguatan pelayanan dasar akan menjadi pondasi utama pembangunan Jawa Timur di masa depan. Ia optimis bahwa dengan langkah-langkah strategis ini, masyarakat akan semakin merasakan manfaat dari berbagai program pemerintah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar