Ratu Dewa minta Dishub tertibkan jukir ilegal yang meresahkan warga di Palembang

Ringkasan Berita:
  • Wako Palembang, Ratu Dewa minta Dinas Perhubungan (Dishub) lakukan penertiban jukir liar.
  • Hal tersebut karena telah meresahkan warga Palembang.
  • Ini buntut viralnya jukir liar di kawasan 16 ilir minta parkir Rp 20 ribu satu mobil.
 

TRIBUNSUMSEL COM, PALEMBANG - Walikota Palembang Ratu Dewa meminta dinas perhubungan (Dishub) setempat, untuk melakukan penertiban juru parkir (jukir) liar, yang dianggap meresahkan para pengguna kendaraan.

Hal ini buntut viralnya kembali jukir liar di kawasan 16 Ilir dekat pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, yang dikatakan dalam media sosial (Medsos) meminta retribusi parkir satu mobil pribadi sebesar Rp 20 ribu.

"Kita sudah minta kepada Dinas Perhubungan, untuk menertibkannnya. Mengingat masalah parkir saat ini dikelola pihak ketiga," kata Ratu Dewa, Sabtu (3/12/2026).

Dijelaskan Dewa, penertiban juru parkir liar ini untuk memberikan. Kenyamanan bagi pengendara yang parkir di tempat parkir di Palembang.

"Jadi, kalau pihak pengelola tidak bisa mengatur jukirnya, kita minta Dishub melakukan evaluasi pengelolaan parkirnya," tandasnya.

Sementara Kepada Dinas Perhubungan (Kadishub) kota Palembang Agus Supriyanto mengaku akan menindaklanjutinya temuan dan arahan Walikota tersebut.

"Nanti akan ditindaklanjuti oleh pihak pengelola parkirnya," Pungkas Agus.

Sekedar informasi, dalam media sosial yang dibagikan akun Palembangnian, terlihat pengendara yang berkunjung di kawasan 16 Ilir m ngeluhkqn tingginya biaya parkir yang tidak sesuai.

"Parkir mobil disekitar Pasar 16 Ilir, diminta juru parkir 20 ribu per mobil. Padahal hanya parkir sebentar," tulis keluh warga diakun Palembang nian.

Hal itu diungkapkan si pengunjung, jika kejadian dirinya diminta Rp 20 ribu untuk parkir, pada 1 Januari 2026 lalu, dan berharap ada tindakan dari pihak terkait.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan