
Perhelatan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 Dimulai dengan Antusiasme Tinggi
Perhelatan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 resmi dibuka di Borneo Indoor Futsal, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Acara yang digelar pada Jumat (12/12/2025) ini disambut dengan antusias oleh peserta dan pengunjung. Event tahunan ini menjadi ajang kompetisi bagi para atlet taekwondo dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Pada tahun ini, jumlah peserta yang terdaftar mencapai 379 atlet, yang berasal dari 13 kabupaten/kota se-Kalsel. Kehadiran peserta yang cukup banyak menunjukkan minat yang tinggi terhadap olahraga taekwondo di kalangan masyarakat.
Pembukaan acara dilakukan langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin, bersama dengan Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil. Ibnu menyampaikan bahwa antusiasme peserta tahun ini meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa untuk kategori prestasi terdapat 220 atlet, sedangkan kategori festival diikuti oleh 159 atlet. Total peserta mencapai 379 orang.
Menurut Ibnu, kejuaraan seperti ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam membina olahraga usia dini. "Harapan kita, kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin. Ini menunjukkan pemerintah benar-benar serius dalam pengaderan, pembibitan, dan penyelenggaraan olahraga, salah satunya taekwondo," tegasnya.
Persiapan dan Tantangan dalam Pelaksanaan
Technical Delegate Taekwondo Indonesia (TI) Kalsel, Anjar Normatasari, yang mewakili Ketua TI Kalsel Prigerhani Agustina, menjelaskan bahwa event tahun ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin. Namun, pelaksanaannya nyaris tertunda karena banyak peserta yang sedang menghadapi ujian sekolah hingga seleksi masuk perguruan tinggi.
"Awalnya hampir tidak jadi digelar. Tapi Wali Kota sangat berharap event ini tetap dilaksanakan. Bahkan kalau tahun ini sukses, ke depan event akan dibuka untuk seluruh Kalimantan, bukan hanya Kalsel," jelas Anjar.
Ia juga menyebut bahwa seluruh biaya pendaftaran digratiskan, sehingga kuota peserta harus dibatasi. "Event ini gratis tanpa pungutan biaya. Semua didukung Dispora Banjarmasin dan sponsor, termasuk dukungan penuh dari Wali Kota. Satu-satunya daerah yang tidak ikut hanya Kotabaru," tuturnya.
Kompetisi dan Hadiah yang Menarik
Dalam kejuaraan ini, panitia mempertandingkan dua nomor utama, yaitu poomsae dan kyorugi. Untuk kategori poomsae, terdapat beberapa sub-kategori seperti festival, kadet, dan prestasi junior. Sedangkan untuk kyorugi, peserta diikutkan dalam kategori festival anak-anak, kadet, hingga junior prestasi.
Anjar menyampaikan bahwa hadiah juga tersedia untuk juara umum festival dan prestasi. "Kami berharap lahir generasi baru yang nantinya menjadi atlet senior berprestasi," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa mulai tahun 2026, nomor poomsae diprediksi semakin sering dipertandingkan, terutama setelah Indonesia mencetak sejarah dengan meraih emas pertama di nomor tersebut. "Ini momentum besar untuk menumbuhkan lebih banyak taekwondoin muda," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar