Rayakan 75 Tahun Persahabatan RI-Denmark, Karya Siswa Penabur Tampil di Rumah Duta Besar Denmark


Kesempatan Berharga untuk Siswa Penabur Intercultural Secondary & Junior College dalam Perayaan 75 Tahun Hubungan Persahabatan Indonesia-Denmark

Pada hari Selasa (9/12/2025), sebanyak 15 siswa dari Penabur Intercultural Secondary & Junior College Kelapa Gading, Jakarta Utara, bersama guru pendamping menghadiri acara perayaan 75 Years of Friendship between Denmark and Indonesia. Acara ini digelar di kediaman Duta Besar (Dubes) Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Undangan untuk menghadiri acara tersebut bermula dari Visual Art Teacher Penabur Intercultural Secondary & Junior College Kelapa Gading, Gratianus Ignatius Aditya. Ia menghubungi pihak kedutaan melalui pesan WhatsApp.

Pada Mei 2024, saya sempat menghadiri kegiatan di mana Mr Nielsen menyampaikan sambutan bahwa 2025 adalah 75 tahun hubungan persahabatan antara kedua negara, ujar Gratianus dalam keterangan resmi yang diterima berita, Jumat (12/12/2025).

Dari situ, ia berinisiatif mengajak siswa-siswi berbakat di bidang seni lukis dan karya tulis untuk membuatkan karya menarik bertema 75 Years of Friendship between Denmark and Indonesia. Pada November 2024, setelah semua karya selesai, Gratianus mengirimkan karya setiap siswa melalui WhatsApp kepada pihak kedutaan.

Mereka menyambutnya dengan positif serta menjajaki kemungkinan hasil karya akan dipamerkan dalam kegiatan mereka sehubungan dengan perayaan peringatan 75 Tahun Hubungan Persahabatan Indonesia-Denmark, jelasnya.

Karya yang Menceritakan Relasi Indonesia-Denmark

Tema yang diberikan oleh Gratianus untuk para siswa berfokus pada relasi persahabatan Indonesia dan Denmark. Seorang siswa Penabur Intercultural Secondary & Junior College Kelapa Gading, Kimberly Aurielle Abigail Xie, berhasil membuat dua karya seni lukis selama tiga bulan. Berkat saran Gratianus, ia menggambar pertandingan persahabatan dua legenda bulu tangkis dari setiap negara, yaitu Rudy Hartono asal Indonesia dan Svend Pri dari Denmark.

Ini merepresentasikan simbol persahabatan yang hangat antardua negara, kata Kimberly.

Berbeda dengan Kimberly, Chloe Love Cahyadi yang hobi menulis sejak sekolah dasar (SD) lebih memilih membuat karya tulis ringan dan informatif. Tujuannya agar pembaca dapat merasakan perjalanan persahabatan antara Indonesia dan Denmark selama 75 tahun.

Lewat tema yang diberikan, saya mencari informasi hubungan antara Indonesia dan Denmark. Ternyata kerja sama keduanya sangat banyak, mulai dari sektor pendidikan, budaya, sampai lingkungan. Saya mulai menulis dari situ, ungkap Chloe.

Karya para siswa Penabur Intercultural Secondary & Junior College Kelapa Gading pun mendapat apresiasi dari Dubes Nielsen.

Saya memberikan apresiasi atas karya siswa Penabur yang dapat menceritakan dengan baik seperti apa relasi persahabatan antara Indonesia dan Denmark, ungkapnya.

Momen Membanggakan dan Tak Terlupakan

Acara perayaan berlangsung pukul 19.00-21.00 WIB, yang diawali dengan standing party dan penyerahan sertifikat, kemudian dilanjutkan menyaksikan film tentang Denmark bersama alumni Indonesia yang pernah kuliah di Denmark dan ekspatriat Denmark di Indonesia.

Seorang siswa bernama Callie Summer Cahyadi mengatakan bahwa berkunjung ke kediaman Dubes Denmark untuk Indonesia merupakan momen yang sangat berkesan. Sementara itu, Kimberly mengaku senang dan bangga karena dapat menyaksikan karya seni ciptaannya dan teman-teman dipamerkan di kediaman Dubes Denmark untuk Indonesia.

Ini sebuah pengalaman tak terlupakan, apalagi kita juga menerima sertifikat penghargaan yang semakin memotivasi, khususnya saya, untuk menekuni seni lukis lebih serius, tuturnya.

Adapun bagi Chloe, kunjungan tersebut semakin membuka wawasannya mengenai relasi antara Denmark dan Indonesia.

Suatu kehormatan bagi saya dan teman-teman dapat diundang serta mengikuti perayaan 75 Tahun Persahabatan Denmark dan Indonesia, apalagi kami disambut dengan hangat, ucapnya.

Daftar Siswa yang Terpilih

Sebagai informasi, 15 siswa yang terpilih untuk membuat karya, antara lain Fiodora Liauw, Amarissa Gavriella Saputra, Chloe Love Cahyadi, Kimberly Aurielle Abigail Xie, Callie Summer Cahyadi, Anezka Evelyn Mayer, Gerrard Keane Wijaya, Cheryl Jesslyn Djauhari, Elaine Felicia Susanto, Veronica Angeline Kosasih, Matthew Leroy Salomo Robinsar Sibuea, Cindy Fransisca, Mikhaella Andrea Victoria Setiawan, Annabelle Gracia Widjaya, dan Monica Santoso.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan