Rayakan Tahun Baru Tenang, Wali Kota Jakut Minta Warga Titip Rumah ke Tetangga

Imbauan Wali Kota Jakarta Utara untuk Keamanan Saat Malam Tahun Baru 2026

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, memberikan sejumlah imbauan kepada warga yang akan bepergian atau berlibur saat malam pergantian Tahun Baru 2026. Ia menekankan pentingnya memastikan keamanan rumah sebelum ditinggal. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi kebakaran maupun tindak kejahatan yang bisa terjadi ketika banyak rumah ditinggal kosong.

Hendra mengajak masyarakat untuk melakukan langkah antisipatif, seperti menitipkan rumah kepada tetangga atau melapor ke RT dan RW setempat. Ia juga menyarankan agar warga mencabut selang gas dan peralatan listrik yang tidak digunakan.

"Bagi warga yang liburan, jangan lupa menitipkan rumah kepada tetangga kiri, kanan, depan, dan belakang, serta melapor ke RT dan RW setempat," ujar Hendra saat ditemui di Kantor Walikota Jakarta Utara.

Selain itu, ia meminta warga untuk mematikan dan mencabut peralatan listrik yang tidak diperlukan. Menurutnya, kulkas boleh tetap menyala karena digunakan untuk menyimpan makanan, namun lampu dan alat elektronik lain sebaiknya dimatikan dan dicabut dari sumber listrik.

"Yang paling penting adalah selang gas dicabut dan pompa air dimatikan," tambahnya.

Hendra menegaskan bahwa keamanan rumah yang ditinggalkan bukan hanya tanggung jawab lingkungan sekitar, tetapi juga pemilik rumah itu sendiri. Ia mengingatkan agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan yang justru bersumber dari rumah yang ditinggal kosong.

"Pastikan rumah yang ditinggalkan benar-benar aman," katanya.

Persiapan Pengamanan Selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026

Dalam kesempatan tersebut, Hendra juga menyampaikan bahwa Pemkot Jakarta Utara bersama Forkopimko dan seluruh stakeholder terkait telah melakukan koordinasi pengamanan di momen Natal dan Tahun Baru 2026. Upaya tersebut meliputi rapat koordinasi, monitoring wilayah, hingga pengamanan tempat ibadah dan lokasi keramaian.

Terkait perayaan Tahun Baru, Hendra mengingatkan adanya larangan menyalakan petasan dan kembang api secara berlebihan sebagai bentuk empati kepada warga di sejumlah daerah yang terdampak bencana. Ia juga meminta pusat perbelanjaan dan kawasan keramaian untuk mematuhi imbauan tersebut.

Persiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Selain pengamanan kriminalitas, Pemkot Jakarta Utara juga menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, termasuk potensi banjir dan banjir rob. Ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan pergantian tahun.

Hendra berharap, seluruh rangkaian perayaan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta Utara dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif, sehingga masyarakat bisa merayakan pergantian tahun dengan tenang dan penuh rasa syukur.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan