
Drama di Menit Akhir: Rayo Vallecano vs Getafe Berakhir Imbang
Pertandingan antara Rayo Vallecano dan Getafe dalam lanjutan LaLiga Spanyol pada Sabtu dini hari (3/1/2026) menghadirkan drama luar biasa hingga detik terakhir. Laga yang berlangsung ketat ini berakhir dengan skor imbang 1-1, namun sorotan utama tertuju pada sosok Mauro Arambarri, gelandang Getafe bernilai Rp173,82 miliar, yang mencetak gol penyeimbang spektakuler di menit ke-90.
Bagi Rayo Vallecano, hasil ini terasa seperti kekalahan. Sementara bagi Getafe, satu poin ini bernilai emas dalam persaingan papan tengah LaLiga.
Babak Pertama
Sejak kickoff, Rayo Vallecano tampil agresif di hadapan pendukungnya sendiri. Umpan-umpan cepat dari lini tengah yang dikomandoi Unai Lopez dan Isi Palazon membuat Getafe lebih banyak bertahan. Getafe beberapa kali mencoba mencuri peluang lewat serangan balik, namun lini belakang Rayo tampil disiplin. Hingga akhirnya, kebuntuan pecah di penghujung babak pertama.
Pada menit 45+1, Jorge de Frutos memanfaatkan kelengahan pertahanan Getafe. Dengan sentuhan pertama di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dibendung David Soria. Skor 1-0 untuk Rayo Vallecano menutup babak pertama. Gol ini membuat publik Estadio de Vallecas optimistis kemenangan akan menjadi milik tuan rumah.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Getafe tampil lebih berani. Pelatih Jose Bordalas menginstruksikan anak asuhnya untuk menaikkan garis tekanan. Mauro Arambarri mulai lebih sering naik membantu serangan, sementara Florian Thauvin dan Adrian Liso mencoba menusuk dari sisi sayap. Rayo Vallecano masih menciptakan peluang, salah satunya lewat Alvaro Garcia pada menit ke-65, namun penyelamatan gemilang David Soria menjaga Getafe tetap hidup dalam pertandingan.
Seiring waktu berjalan, intensitas laga meningkat. Kartu kuning mulai bermunculan, menandakan duel fisik yang semakin panas.
Momen Penentu
Saat laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Rayo, drama besar terjadi di menit 90. Getafe mendapatkan tendangan bebas dari sisi lapangan. Bola diarahkan ke area penalti, dan di sanalah Mauro Arambarri muncul sebagai pahlawan. Dengan timing sempurna, gelandang asal Uruguay itu melompat dan melepaskan sundulan jarak jauh bak petir yang meluncur ke sisi kanan gawang. Kiper Rayo tak mampu bereaksi. Skor berubah menjadi 1-1 dan stadion mendadak terdiam.
Gol ini menegaskan kualitas Arambarri sebagai pemain berpengalaman yang mampu tampil menentukan di momen krusial.
Kontroversi dan Kartu Merah di Menit Akhir
Drama belum berhenti. Pada menit 90+3, keputusan wasit Miguel Ortiz memicu kontroversi besar. David Soria, kiper Getafe, diganjar kartu merah akibat insiden yang dinilai kurang jelas oleh banyak pihak. Meski bermain dengan 10 orang di sisa injury time, Getafe mampu mempertahankan skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan di menit 90+8.
Statistik Kunci Rayo Vallecano vs Getafe
- Skor akhir: Rayo Vallecano 1-1 Getafe
- Pencetak gol: Jorge de Frutos (45+1’), Mauro Arambarri (90’)
- Kartu merah: David Soria (90+3’)
- Jumlah penonton: 12.544
- Momen krusial: Gol sundulan Arambarri menit ke-90
Statistik ini menunjukkan betapa satu momen bisa mengubah nasib sebuah pertandingan.
Klasemen LaLiga
Hasil imbang ini membuat Getafe tetap di posisi ke-10 dengan 21 poin, sementara Rayo Vallecano berada di peringkat ke-12 dengan 19 poin. Kedua tim masih harus bekerja keras untuk menjauh dari papan bawah. Bagi Getafe, poin tandang ini sangat penting untuk menjaga jarak aman dari zona degradasi. Sebaliknya, Rayo Vallecano kembali gagal mengamankan kemenangan meski sudah unggul hingga menit akhir.
Profil Mauro Arambarri
Profil Mauro Arambarri kembali mendapat sorotan. Gelandang berusia 30 tahun ini bukan hanya jangkar lini tengah, tetapi juga figur pemimpin di lapangan. Dengan nilai pasar Rp173,82 miliar, kontribusinya terbukti nyata. Gol sundulannya ke gawang Rayo menjadi bukti bahwa pengalaman dan insting membaca permainan masih sangat berharga di LaLiga.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar