Arda Guler Mengalami Lonjakan Peran di Bawah Xabi Alonso
Arda Guler telah mengalami peningkatan signifikan dalam perannya di Real Madrid sejak kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih. Performa yang konsisten dan kontribusi besar dalam berbagai kompetisi membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling diuntungkan dari perubahan arah strategi klub.
Selama musim ini, Guler telah tampil dalam 25 pertandingan dengan total waktu bermain lebih dari 1.600 menit. Ia mencatatkan tiga gol dan tujuh assist, yang menunjukkan perannya yang vital dalam skema permainan Los Blancos. Konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh Xabi Alonso memperkuat posisinya sebagai pemain inti.
Performa impresif tersebut menarik perhatian dua klub besar Premier League, yaitu Arsenal dan Manchester City. Kedua klub dikabarkan siap memberikan tawaran hingga €65 juta (sekitar Rp1,2 triliun) untuk mendapatkan jasa Guler. Namun, Real Madrid menegaskan bahwa sang pemain tidak akan dijual dalam waktu dekat.
Real Madrid melihat Guler sebagai aset jangka panjang. Klub hanya akan membuka peluang menjualnya jika pemain tersebut sendiri meminta untuk pergi. Bahkan dalam situasi tersebut, Madrid akan menolak tawaran di bawah €100 juta (sekitar Rp1,9 triliun). Tawaran yang ditawarkan oleh Arsenal dan Manchester City dinilai jauh lebih rendah dibandingkan nilai transfer saat Guler didatangkan dari Fenerbahce.
Meski musim ini berjalan positif, Guler tetap menerima beberapa kritik. Beberapa pihak menyoroti kekurangan dalam kekuatan fisik serta performanya di laga-laga besar. Namun, dengan bimbingan Xabi Alonso, ia terus berkembang dan menunjukkan potensi besar untuk menjadi pilar penting Real Madrid di masa depan.

Tantangan di Lini Tengah Real Madrid
Persaingan di lini tengah Real Madrid sangat ketat, terutama setelah rencana kembalinya Nico Paz ke skuad utama. Hal ini membuat persaingan semakin sengit, namun Guler tetap memiliki peluang untuk mempertahankan posisinya sebagai pemain inti.
Dengan kepercayaan penuh dari pelatih dan perkembangan yang konsisten, Guler berada di jalur yang tepat untuk menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub. Ia juga menunjukkan fleksibilitas dalam posisi bermain, termasuk sebagai gelandang serang atau interior kanan dalam formasi tiga gelandang.
Gaya Bermain Arda Guler
Arda Guler dikenal sebagai playmaker ofensif modern dengan sentuhan khas kaki kiri. Julukan “Messi dari Turki” muncul karena kemiripan pola permainannya dengan Lionel Messi di awal kariernya. Dribel, kontrol bola, dan keberanian menghadapi bek satu lawan satu menjadi senjata utamanya.
Kaki kirinya sangat dominan, baik untuk mengontrol, mengoper, maupun menembak. Guler paling nyaman bermain di sayap kanan, lalu melakukan cut inside ke area tengah sebelum melepaskan tembakan atau umpan terobosan. Pola ini mirip dengan gaya Messi di Barcelona.
Selain itu, Guler juga menonjol dalam kreativitas dan visi bermain. Ia mampu membaca pergerakan rekan setim, menemukan celah antarlini, serta mengirimkan key pass yang mematikan. Di aspek inilah banyak pengamat menyamakan dirinya dengan Mesut Ozil, terutama dalam hal kecerdasan bermain dan kemampuan menjadi penghubung antarlini.
Fleksibilitas dalam posisi bermain membuatnya cocok dengan sistem permainan dinamis ala Xabi Alonso. Dengan begitu, Guler memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain kunci Real Madrid di era baru.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar