
Realisasi Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang telah mencatat realisasi pendapatan daerah pada tahun 2025 sebesar 91,71 persen dari target yang ditetapkan. Target pendapatan daerah sebesar Rp5,89 triliun hanya tercapai sebesar Rp5,40 triliun hingga 28 Desember 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karawang, Eka Sanatha.
Realisasi pendapatan daerah terdiri atas beberapa komponen. Pertama, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp2,05 triliun atau 93,02 persen dari target Rp2,20 triliun. Selanjutnya, pendapatan transfer daerah terealisasi sebesar Rp3,28 triliun atau 90,90 persen dari target Rp3,61 triliun. Sementara itu, pendapatan daerah lain-lain yang sah tercatat sebesar Rp73,79 miliar atau 92,32 persen dari target Rp79,93 miliar.
Dibandingkan dengan tahun lalu, realisasi pendapatan daerah pada tahun 2025 lebih rendah. Pada periode yang sama di tahun 2024, realisasi pendapatan daerah mencapai 95,83 persen. Hal ini menunjukkan penurunan sebesar 4,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Realisasi Belanja Daerah Tahun 2025
Selain pendapatan, realisasi belanja daerah juga menjadi perhatian utama. Hingga akhir Desember 2025, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp5,3 triliun atau 83,39 persen dari total alokasi belanja sebesar Rp6,35 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 84,63 persen.
Eka Sanatha menjelaskan bahwa beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karawang memiliki capaian realisasi belanja tertinggi. Berikut adalah daftar OPD dengan capaian terbaik:
- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dengan capaian 94,74 persen
- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebesar 89,99 persen
- Kesbangpol 89,82 persen
- Dinas Koperasi dan UKM sebesar 89,52 persen
- Dinas Perhubungan 87,69 persen
Capaian realisasi belanja ini menunjukkan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk berbagai program dan kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Tantangan dan Langkah Masa Depan
Meskipun realisasi pendapatan daerah masih di bawah target, Pemkab Karawang tetap berkomitmen untuk meningkatkan kinerja keuangan daerah. Beberapa langkah strategis sedang dipertimbangkan, seperti peningkatan optimalisasi PAD melalui pemanfaatan potensi sumber daya lokal dan penguatan kerja sama dengan pihak swasta.
Di sisi lain, pengelolaan belanja daerah juga memerlukan evaluasi terus-menerus agar dapat lebih efektif dan efisien. Dengan adanya capaian realisasi belanja yang cukup baik dari beberapa OPD, diharapkan bisa menjadi contoh bagi instansi lain dalam meningkatkan kinerja.
Kedepannya, Pemkab Karawang akan terus berupaya memperbaiki kinerja keuangan daerah, baik dalam hal pendapatan maupun belanja, untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar