
Profil Lengkap Rendiana Awangga
Rendiana Awangga dikenal sebagai seorang politisi muda yang aktif dalam berbagai kegiatan. Ia menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Kota Bandung dan juga anggota legislatif yang giat membangun komunikasi dengan warga. Kang Awang, demikian ia akrab disapa, memiliki sifat yang dinamis, komunikatif, serta dekat dengan masyarakat.
Meskipun memiliki karier yang menjanjikan, perjalanan Rendiana Awangga juga tidak lepas dari berbagai sorotan dan dinamika politik yang kompleks. Berikut adalah profil lengkapnya.
Awal Kehidupan dan Pendidikan
Rendiana Awangga lahir di Bandung dan tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan aktivitas sosial dan komunitas. Semasa kecil, ia mengenyam pendidikan di SDN Banjarsari 3, kemudian melanjutkan studi di SMP Negeri 7 Bandung.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah pertama, Kang Awang sempat bersekolah di tiga sekolah menengah atas. Ia pernah belajar di SMAN 20 Bandung, Winds High School America, dan akhirnya menyelesaikan pendidikan di SMA BPI 1 Bandung. Selain itu, ia juga pernah berkuliah di Universitas Padjajaran jurusan hukum.
Minatnya pada dunia sosial-politik terlihat sejak masa sekolah, terbukti dari perannya sebagai penggerak kegiatan dan keterlibatan dalam organisasi internal sekolah maupun komunitas di luar.
Meniti Karier dan Masuk Dunia Politik
Sebelum dikenal sebagai politisi, Rendiana telah lama aktif dalam kepengurusan partai dan kegiatan masyarakat. Ia memulai jalur organisasi dari bawah hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai pimpinan struktur partai daerah.
Motivasi Rendiana untuk terjun ke politik adalah "membawa aspirasi warga langsung ke ruang kebijakan," sebuah prinsip yang sering ia sampaikan dalam berbagai kesempatan publik.
Saat terpilih sebagai anggota legislatif, ia menduduki kursi wakil rakyat di gedung DPRD Kota Bandung. Di sinilah namanya makin dikenal, terutama karena metode komunikasinya yang banyak memanfaatkan pertemuan komunitas, kunjungan lapangan, dan dialog langsung.
Riwayat Pekerjaan
| Nama Perusahaan / Lembaga | Jabatan | Tahun Masuk | Tahun Keluar |
|---|---|---|---|
| DPRD Kota Bandung | Anggota Legislatif | 2014 | 2019 |
| DPRD Kota Bandung | Anggota Legislatif | 2019 | 2024 |
| KU Panggil Dokter | Owner | 2020 | 2024 |
| PO Bus Dewi Shinta (DS) | Owner | 2010 | 2024 |
Riwayat Organisasi
| Nama Organisasi | Jabatan | Tahun Masuk | Tahun Keluar |
|---|---|---|---|
| DPD Partai NasDem Kota Bandung | Wakil Sekretaris | 2013 | 2016 |
| DPD Partai NasDem Kota Bandung | Sekretaris | 2016 | 2020 |
| DPD Partai NasDem Kota Bandung | Ketua | 2020 | 2024 |
| AMS Rayon Arcamanik | Ketua | 2011 | 2016 |
| AMS Distrik Kota Bandung | Wakil Ketua II | 2016 | 2024 |
| XTC Kota Bandung | Ketua Dewan Pembina | 2015 | 2024 |
| Ruang KOlaborasi Bandung | Ketua Yayasan | 2020 | 2024 |
| HIPMI Kota Bandung | Anggota Dewan Pertimbangan | 2017 | 2024 |
| Kadin Kota Bandung | Anggota Dewan Pertimbangan | 2021 | 2024 |
| karang Taruna Kota Bandung | Anggota Majelis Pertimbangan | 2020 | 2024 |
Dikenal Dekat dengan Warga dan Komunikatif
Rendiana Awangga kerap tampil dalam berbagai kegiatan masyarakat, kunjungan, dan diskusi publik untuk menyampaikan capaian serta mendengarkan keluhan warga.
"Tugas wakil rakyat adalah menjembatani suara warga menjadi keputusan yang berdampak nyata. Saya ingin memastikan suara masyarakat tidak berhenti hanya sebagai laporan," ujar Rendiana Awangga.
Pendekatan personal inilah yang membuat dirinya cukup populer di kalangan pemilih muda dan komunitas urban.
Program dan Fokus Kerja
Selama bertugas di legislatif, beberapa isu yang sering menjadi fokusnya antara lain:
- Perbaikan fasilitas publik
- Penguatan layanan dasar
- Evaluasi kebijakan teknis pemerintah kota
- Percepatan pembangunan berbasis kebutuhan warga
Ia juga kerap menyoroti pentingnya transparansi dan kolaborasi antara warga serta pemerintah kota.
"Pembangunan tidak boleh eksklusif. Masyarakat harus tahu, terlibat, dan merasakan manfaatnya," ujarnya.
Tersangka Kasus Korupsi
Meski memiliki citra positif, perjalanan politik Rendiana Awangga tidak sepenuhnya mulus. Namanya kemudian masuk dalam pemberitaan ketika ia menjalani pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri Bandung terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemkot Bandung.
Statusnya yang semula saksi kemudian meningkat jadi tersangka korupsi bersama Erwin Wakil Wali Kota Bandung, sehingga menjadikannya sorotan publik dan media.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar