
Renungan Harian Keluarga Kristen: Semarakkan Ibadah di Rumah Tuhan
Pembacaan Alkitab hari ini terdapat dalam Yesaya 60:7. Tema renungan adalah "Semarakkan Ibadah di Rumah Tuhan". Dalam ayat tersebut, kita menemukan janji yang luar biasa dari Allah kepada umat-Nya, yaitu berkat-berkat yang melimpah dan penuh makna.
Khotbah hari ini mengingatkan kita bahwa janji pemulihan Allah untuk umat Israel dan Yehuda sangat sempurna. Janji-Nya pasti ditepati sesuai cara, waktu, dan kehendak-Nya yang agung dan mulia. Allah menjanjikan pemulihan, pertolongan, berkat, dan kasih karunia yang melimpah ruah. Yang lebih istimewa lagi adalah janji tentang datangnya Sang Imanuel, Sang Maha Adil dan agung. Karena itu, mereka akan diberkati di bumi dan menikmati keselamatan serta damai kekal.
Berkat jasmani dan rohani yang melimpah bagi mereka, setelah mereka bertobat dan hidup setia kepada Tuhan. Bangsa Israel akan menerima berkat Abraham secara utuh. Mereka tidak hanya menerima berkat dari keturunan Abraham lewat nenek moyang mereka Ishak dan Yakub (Israel) atau keturunan Sara, tetapi juga berkat dari anak-anak keturunan dua isteri Abraham yang lain, yakni Hagar dan Ketura.
Dalam ayat 6 disebutkan bahwa unta-unta dari Midian dan Efa serta emas, kemenyan, dan mur dari Syeba. Midian adalah anak Ketura, dan Efa adalah anaknya sendiri. Sedangkan Syeba adalah cucu Ketura dari anaknya Yoksan. Ini adalah gambaran tentang kekayaan keturunan Abraham dari isterinya Ketura, yang mengalir kepada mereka. Keturunan Ketura terkenal kaya dengan unta-unta, serta emas, kemenyan, dan mur. Hal ini mengingatkan kita tentang kisah ratu dari negeri selatan, atau ratu Syeba.
Itu terjadi dalam kisah tentang raja Salomo, raja berhikmat itu. Bahwa sang ratu itu datang dari negeri yang jauh untuk mengetahui, melihat, dan mendengar secara langsung hikmat dari Salomo. Dia membuktikan semua cerita tentang hikmat Salomo, bahkan lebih lagi. Ketika bertemu Salomo, dia memberikan upeti yang sangat banyak, besar, dan mahal. Baik rempah-rempah maupun emas, kemenyan, dan mur. Itu menggambarkan bahwa negeri mereka kaya. Sebab, mereka juga adalah keturunan Abraham.
Hal yang sama juga terjadi dengan keturunan Abraham dari isterinya Hagar dan anaknya Ismael. Mereka juga kaya raya. Kekayaan mereka adalah dalam hal memiliki ternak yang banyak. Lewat anak-anak Ismael, yakni Kedar yang memiliki banyak kambing domba dan Nebayot, sama-sama memiliki harta kekayaan banyak dari ternak domba-dombanya.
Sebab sebagai keturunan Abraham, baik dari isteri ketiganya Ketura maupun Hagar, semuanya diberkati secara jasmani oleh Tuhan, sekalipun tidak sebanding dengan berkat lewat keturunan Sara dan anaknya Ishak, sebagai anak perjanjian. Kekayaan berkat Abraham secara keseluruhan itu dialirkan Tuhan kepada Israel dan Yehuda. Semua itu dihimpunkan Tuhan kepada umat perjanjian, kesayangan dan biji mata-Nya itu.
Semua itu juga disiapkan untuk kebutuhan persembahan dalam ibadah-ibadah kepada Tuhan. Sehingga semarak peribadahan di rumah Tuhan akan terlaksana kembali seperti di waktu mereka hidup setia dan taat beribadah kepada Tuhan. Sungguh, dengan berkat melimpah dari Tuhan itu, mereka diajar dan belajar lagi hidup beribadah kepada Tuhan. Mereka berdamai dengan Tuhan maka mereka diberkati oleh Allah dengan limpahnya.
Jadi, seiring dengan mengalir deras berkat melimpah dari segala keturunan Abraham dan segala bangsa kepada mereka, mereka harus lebih setia beribadah kepada Tuhan. Berkat bukanlah hal mereka. Tetapi itu adalah tanda kasih Tuhan yang harus disyukuri dengan hidup beribadah, setia dan taat melakukan segala firman-Nya. Sehingga ada semarak sukacita persekutuan peribadahan di rumah Tuhan.
Di sana, nama Tuhan disembah, dipuji, dimuliakan, dan diagungkan selamanya. Karena itulah yang layak diberikan kepada Dia, sebagai satu-satunya Tuhan Allah yang sejati. Demikian firman Tuhan hari ini.
"Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku." (ayat 7)
Sahabat Kristus, berkat melimpah dari Allah itu juga dialirkan-Nya kepada kita. Kalau kita sehat, masih bernafas, masih boleh hidup bersama saudara, keluarga di sekitar kita, itu tanda kasih Tuhan yang tiada berkesudahan bagi kita. Maka syukurilah dengan rajin beribadah. Semarakkanlah ibadah di rumah Tuhan agar semakin banyak jiwa yang diberkati dan diselamatkan.
Sebagai Israel masa kini, umat pilihan dan kesayangan Tuhan, kita akan terus dipelihara dan diberkati-Nya melampaui apa yang kita bayangkan. Karena Dia tahu apa yang paling baik bagi kita. Asal, kita harus terus hidup takut akan Dia, mencari Dia dan rajin serta tekun beribadah kepada-Nya. Tuhan Yesus pasti memberkati kita bersama keluarga, selamanya. Amin.
Doa: Tuhan Yesus, terima kasih segala berkat-Mu yang melimpah. Ajar kami mensyukurinya dengan hidup rajin dan tekun beribadah, setia dan taat kepada Tuhan. Pakailah kami sesuai kehendak Tuhan. Amin.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar