
Renungan Harian Katolik: Keselamatan bagi Semua Bangsa
Hari ini, kita merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan, yang mengingatkan kita akan ciri universal dari keselamatan yang diberikan oleh Yesus Kristus. Renungan hari ini memiliki tema "keselamatan bagi semua bangsa", yang menjadi pesan utama dalam kitab-kitab suci dan Injil.
Bacaan Liturgi Katolik
Bacaan Pertama: Yesaya 60:1-6
Kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Nabi Yesaya memberi pesan bahwa kegelapan akan berlalu dan terang Tuhan akan muncul. Dalam bacaan ini, kita diingatkan bahwa bangsa-bangsa akan datang kepada terangmu, dan raja-raja akan menyongsong cahaya yang terbit bagimu. Pada akhirnya, kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
Mazmur Tanggapan: Mzm. 72:1-2,7-8,10-11,12-13
Dalam Mazmur ini, kita memohon kepada Tuhan agar hukum-Nya diberikan kepada raja dan keadilan-Nya kepada putera raja. Kita juga berdoa agar keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah. Selain itu, kita memohon agar raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan, serta segala bangsa menjadi hamba-Nya.
Bacaan Kedua: Efesus 3:2-3a,5-6
Rahasia Kristus kini telah diwahyukan dan para bangsa menjadi pewaris perjanjian. Dalam bacaan ini, kita diberitahu bahwa orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, anggota tubuh, dan peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus. Ini menunjukkan bahwa keselamatan tidak hanya untuk orang-orang Yahudi, tetapi juga untuk semua bangsa.
Bait Pengantar Injil: Matius 2:2,2/4
Ref. Alleluya, alleluya, alleluya. Kami telah melihat bintang Tuhan, terbit di ufuk timur, dan kami datang menyembah.
Bacaan Injil: Matius 2:1-12
Pada zaman pemerintahan raja Herodes, sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem, datanglah orang-orang majus dari timur ke Yerusalem. Mereka bertanya-tanya, “Dimanakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di ufuk timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Mereka kemudian menemui Yesus dan menyembah-Nya, memberikan hadiah berupa emas, kemenyan, dan mur.
Renungan Harian Katolik
"Keselamatan bagi Semua Bangsa"
Perayaan hari ini mengingatkan kita akan ciri universal dari keselamatan. Orang-orang yang datang kepada Yesus bukanlah orang-orang Yahudi yang harusnya bergembira karena kelahiran Sang Mesias. Akan tetapi, mereka yang datang justru para pembesar dari Timur, bahkan juga para gembala yang dianggap sederhana dan tidak begitu diperhitungkan di kalangan Yahudi.
Dengan demikian, tepatlah seruan Nabi Yesaya, "Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu dan raja-raja menyongsong cahaya yang terbit bagimu". Demikian juga seruan Rasul Paulus kepada jemaatnya di Efesus. Ia menegaskan bahwa keselamatan dinyatakan kepada bangsa-bangsa lain; "Berkat pewartaan Injil, orang-orang bukan Yahudi pun turut menjadi ahli waris, menjadi anggota-anggota tubuh serta peserta dalam janji yang diberikan Kristus Yesus".
Perayaan hari ini memberi pesan penting bagi kita bahwa Yesus yang lahir adalah Mesias, anak Allah yang menyelamatkan semua bangsa, bukan hanya bangsa tertentu saja. Seperti orang-orang Majus itu, kita pun mesti antusias mencari dan menjumpai Yesus dalam hidup kita. Kita datang kepada-Nya tanpa perlu mempersoalkan jabatan dan kehormatan yang membatasi niat dan antusiasme untuk mendekati-Nya.
Kita juga harus belajar mengakui dan menerima setiap orang dari pelbagai latar belakang yang berbeda. Kita diingatkan untuk gigih mempersembahkan diri kepada Tuhan, tanpa melakukan diskriminasi terhadap kelompok lain. Tugas kita adalah merangkul dan selalu bersikap terbuka kepada siapa pun yang mendambakan keselamatan dan membutuhkan bantuan kita.
Ya Tuhan, penuhilah hati kami dengan Roh-Mu agar kami selalu bersemangat untuk mempersembahkan diri kami bagi pelayanan di tengah umat-Mu. Amin.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar