Resmi Dirilis! Samsung Galaxy Z Tri-Fold, Ponsel Lipat Pertama dengan Snapdragon Elite Gen 5

Resmi Dirilis! Samsung Galaxy Z Tri-Fold, Ponsel Lipat Pertama dengan Snapdragon Elite Gen 5

Era Baru Lipat Tiga: Samsung Galaxy Z Tri-Fold

Samsung akhirnya memperkenalkan Galaxy Z Tri-Fold, sebuah perangkat revolusioner yang mampu dilipat tiga kali berkat desain dual-hinge. Saat dibuka penuh, perangkat ini menampilkan layar utama berukuran 10 inci dengan resolusi 2.160 x 1.584 piksel, refresh rate adaptif 1–120Hz, serta tingkat kecerahan hingga 1600 nits. Dengan ukuran sebesar itu, Galaxy Z Tri-Fold menghadirkan pengalaman layaknya tablet premium, namun tetap bisa dilipat menjadi smartphone ringkas.

Samsung menegaskan bahwa perangkat ini bukan sekadar eksperimen desain, melainkan strategi besar untuk merebut kembali dominasi pasar foldable yang sempat diambil alih oleh Huawei. Kehadiran Tri-Fold menjadi bukti bahwa Samsung masih menjadi pionir dalam inovasi layar fleksibel.

Performa Super dengan Snapdragon Elite Gen 5

Salah satu daya tarik utama Galaxy Z Tri-Fold adalah penggunaan Snapdragon Elite Gen 5, prosesor terbaru dari Qualcomm yang dirancang khusus untuk perangkat flagship generasi baru. Chipset ini menawarkan:

  • CPU dan GPU lebih bertenaga untuk multitasking berat, gaming, dan aplikasi produktivitas.
  • AI Engine generasi kelima yang mendukung fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk optimalisasi kamera dan pengalaman multitasking.
  • Efisiensi daya lebih baik, sehingga mendukung baterai besar 5.600mAh agar tetap tahan lama meski layar berukuran besar digunakan.

Dengan kombinasi ini, Galaxy Z Tri-Fold tidak hanya tampil sebagai perangkat futuristik, tetapi juga mesin produktivitas yang bisa diandalkan.

Layar dan Desain: Fleksibilitas Maksimal

Samsung merancang Galaxy Z Tri-Fold dengan dua engsel lipatan yang memungkinkan perangkat dibuka dalam berbagai konfigurasi:

  • Mode smartphone: menggunakan layar cover 6,5 inci dengan rasio 21:9, dilindungi Gorilla Glass Ceramic 2.
  • Mode tablet: layar utama 10 inci terbuka penuh, ideal untuk menonton film, bekerja, atau bermain game.
  • Mode multitasking: layar bisa dilipat sebagian untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, mirip konsep laptop mini.

Keunggulan desain ini membuat Galaxy Z Tri-Fold lebih fleksibel dibanding seri Z Fold sebelumnya, yang hanya memiliki satu lipatan.

Kamera dan Fitur Fotografi

Samsung menyematkan triple rear camera pada Galaxy Z Tri-Fold. Meski detail spesifikasi kamera belum sepenuhnya diumumkan, perangkat ini dipastikan membawa:

  • Sensor utama resolusi tinggi dengan dukungan OIS.
  • Lensa ultra-wide untuk menangkap sudut lebih luas.
  • Telephoto lens dengan kemampuan zoom optik.

Selain itu, kamera depan hadir dalam bentuk punch-hole di layar utama, sehingga mendukung video call maupun selfie dengan kualitas tinggi.

Baterai dan Daya Tahan

Galaxy Z Tri-Fold dibekali baterai 5.600mAh, yang disebut sebagai baterai terbesar yang pernah dipasang Samsung pada perangkat foldable. Dengan dukungan pengisian cepat, perangkat ini mampu bertahan seharian penuh meski digunakan dalam mode tablet. Samsung juga menambahkan sistem pendingin canggih untuk menjaga performa Snapdragon Elite Gen 5 tetap stabil.

Fitur Produktivitas: DeX Standalone

Salah satu fitur unggulan adalah Samsung DeX Standalone, yang memungkinkan Galaxy Z Tri-Fold berfungsi layaknya laptop tanpa perlu koneksi ke monitor eksternal. Dengan layar 10 inci, pengguna bisa membuka banyak aplikasi sekaligus, mengedit dokumen, atau melakukan presentasi langsung dari perangkat.

Strategi Samsung di Pasar Foldable

Peluncuran Galaxy Z Tri-Fold bukan hanya soal teknologi, tetapi juga strategi bisnis. Samsung sebelumnya kehilangan posisi teratas di pasar foldable setelah Huawei merilis Mate XT Ultimate. Dengan Tri-Fold, Samsung berusaha merebut kembali mahkota inovasi dan memperkuat citra sebagai pemimpin teknologi layar fleksibel.

Di pasar global, Galaxy Z Tri-Fold akan mulai dijual pada Desember 2025. Di India, harga diperkirakan mencapai lebih dari Rp 40 juta (sekitar Rs 200.000). Angka ini menegaskan bahwa perangkat ini ditujukan untuk segmen premium.

Perbandingan Singkat: Galaxy Z Tri-Fold vs Huawei Mate XT Ultimate

Fitur Samsung Galaxy Z Tri-Fold Huawei Mate XT Ultimate
Layar utama 10 inci, 2.160 x 1.584px 10 inci, resolusi mirip
Layar cover 6,5 inci, Gorilla Glass 6,4 inci, kaca pelindung
Prosesor Snapdragon Elite Gen 5 Kirin custom flagship
Baterai 5.600mAh 5.500mAh
Kamera belakang Triple camera Quad camera
Fitur produktivitas DeX Standalone HarmonyOS multitasking

Samsung unggul dengan prosesor terbaru Snapdragon Elite Gen 5, sementara Huawei menawarkan kamera lebih banyak. Persaingan ini akan menentukan siapa yang benar-benar menguasai pasar foldable generasi berikutnya.

Kesimpulan

Samsung Galaxy Z Tri-Fold adalah tonggak sejarah baru dalam dunia smartphone. Dengan desain lipat tiga, Snapdragon Elite Gen 5, layar besar 10 inci, baterai 5.600mAh, serta fitur produktivitas seperti DeX Standalone, perangkat ini menghadirkan kombinasi sempurna antara gaya, kekuatan, dan fleksibilitas.

Samsung jelas ingin menunjukkan bahwa mereka masih menjadi raja inovasi di pasar foldable. Meski harganya premium, Galaxy Z Tri-Fold menawarkan pengalaman unik yang belum pernah ada sebelumnya. Bagi pengguna yang mencari perangkat futuristik dengan performa maksimal, Galaxy Z Tri-Fold adalah pilihan yang sulit ditandingi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan