Drama Korea Surely Tomorrow (2025): Kembali Bertemu di Usia Matang
Setelah November yang penuh dengan nuansa gelap, penonton disajikan drama Korea bernuansa cerah dengan balutan komedi ringan pada awal Desember 2025. Meski terasa cerah, bukan berarti cerita ini akan selalu menyenangkan. Konflik yang muncul dalam drakor Surely Tomorrow (2025) cukup kompleks dan menarik untuk ditonton.
Bagi kamu yang masih bingung apakah ingin menonton Surely Tomorrow (2025), berikut adalah review singkatnya. Apakah drakor ini cocok masuk daftar tontonanmu yang baru?
Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler, ya.
Sinopsis Drama Korea Surely Tomorrow
Surely Tomorrow (2025) mengisahkan tentang Park Seo Joon (Lee Kyeong Do) dan Seo Ji Woo (Won Ji An) yang bertemu lagi di usia matang. Kisah cinta mereka sudah usai belasan tahun lalu, tapi takdir menyatukan keduanya kembali. Di masa kini, Lee Kyeong Do bekerja sebagai jurnalis yang membuat berita perselingkuhan suami Seo Ji Woo. Berkat itu, kisah mereka yang sempat terhenti kembali dimulai.
Berikut informasi lengkap mengenai Surely Tomorrow:
- Judul Film: Surely Tomorrow
- Rating: 4.2/5
- Negara: Korea Selatan
- Sutradara: Im Hyun Wook
- Produser: -
- Penulis: Yoo Young A
- Usia Penonton: 16+
- Genre: Romantis, Komedi
- Durasi (menit): 60–70
- Tanggal Rilis Film: 6 Desember 2026
- Tahun Rilis Film: 2026
- Topik: Melodrama, Kembali Bersama, Komedi Ringan
- Produser: JTBC
- Tempat Menonton: JTBC, Prime Video
- Pemeran: Park Seo Joon, Won Ji An
- Tanggal Rilis Trailer: 27 November 2025




Review Drama Korea Surely Tomorrow
1. Dinamika Karakter Lee Kyeong Do dan Seo Ji Woo Tidak Membosankan
Drama Korea punya pola yang sama untuk menyajikan kisah tentang cinta lama yang belum selesai. Jika putusnya tidak baik-baik, pasti pertemuan mereka di usia 30-an atau 40-an diwarnai dengan ketidakcocokan.
Mulanya, saya kira Surely Tomorrow (2025) juga akan menyuguhkan pola serupa. Terlebih lagi dengan track record Lee Kyeong Do (Park Seo Joon) yang membongkar skandal suami Seo Ji Woo (Won Ji An). Bertemu di usia matang, mereka memang sesekali adu pendapat, tapi bukan yang menggebu-gebu dan bikin capek. Malah gak jarang mereka saling melontarkan kata-kata sindiran yang justru menghibur.
2. Adegan di Masa Depan Digambarkan Lebih Suram
Drakor yang alur ceritanya menyajikan masa kini dan masa lalu selalu memiliki pewarnaan berbeda. Umumnya, adegan flashback cenderung lebih pucat dibandingkan masa kini. Namun, Surely Tomorrow (2025) menyajikan pewarnaan yang unik. Adegan flashback justru lebih cerah karena masa muda Lee Kyeong Do dan Seo Ji Woo sangat indah untuk dikenang. Sementara di masa kini, banyak konflik pelik yang harus mereka lalui untuk hidup bertahun-tahun. Jadi gak heran kalau pewarnaannya cenderung lebih suram, tapi bukan gelap, ya!
3. Keseruan Muncul Jelang Akhir Episode 2
Memiliki durasi sekitar 60 menit, episode pertama dan kedua drakor ini tidak terasa membosankan. Namun, saya baru menemukan keseruan dari Surely Tomorrow (2025) menjelang ending episode 2. Lebih tepatnya, selama episode 1 dan 2 tayang, saya bertanya-tanya, mau dibawa ke mana konflik hingga dinamika hubungan mereka kali ini? Lebih tepatnya, babak perkenalan drakor ini cukup lama, karena pace yang disajikan juga gak terburu-buru.
Banyak penonton yang khawatir, kalau Surely Tomorrow (2025) akan menyajikan sad ending. Namun, ternyata tidak. Surely Tomorrow (2025) cocok bagi kamu penyuka drakor yang pace-nya gak buru-buru, alur ringan, tapi diselipi konflik pelik.
Rekomendasi Lainnya
- Review Serial Stranger Things Season 5, Will Byers Menyala!
- Review Drakor Heroes Next Door, Komedi Absurdnya Dominan
- Review Drakor Taxi Driver 3, Berhasil Memenuhi Ekspektasi Penonton!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar