Revitalisasi Pasar Munjul Tertunda 11 Tahun, Dewan Kota Minta Proyek Dilanjutkan

Revitalisasi Pasar Munjul Tertunda 11 Tahun, Dewan Kota Minta Proyek Dilanjutkan

Proses Revitalisasi Pasar Munjul di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur

Pembangunan gedung Pasar Munjul di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang telah lama terbengkalai selama 11 tahun kini menjadi perhatian serius. Masyarakat setempat berharap proses revitalisasi dapat segera dilanjutkan agar pasar tersebut dapat kembali berfungsi sebagai pusat perekonomian yang nyaman dan layak.

Dewan Kota Kecamatan Cipayung, Fiqi Aryanda menyampaikan bahwa Pasar Munjul sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah menerima banyak keluhan dari warga dan telah melakukan koordinasi dengan anggota DPRD terkait kondisi pasar yang tidak memadai.

"Masalah Pasar Munjul ini memang sudah saya dengar banyak aduan. Saya juga sudah berkoordinasi dengan anggota DPRD," ujar Fiqi saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (12/12/2025).

Sejak proyek revitalisasi terhenti, gedung yang seharusnya menjadi tempat berjualan para pedagang kini justru dibiarkan terbengkalai. Hal ini membuat para pedagang harus menjajakan dagangannya di kios semi permanen dengan konstruksi kayu dan atap asbes atau terpal. Kondisi tersebut tentu tidak nyaman dan kurang aman bagi pengunjung maupun para penjual.

"Mudah-mudahan di tahun depan bisa dilanjutkan karena antusiasme pedagang sampai ke pinggir-pinggir jalan. Karena memang kondisi pasar yang belum baik," tambahnya.

Fiqi berharap pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, proses revitalisasi Pasar Munjul dapat segera dilanjutkan. Dengan demikian, para pedagang dan pembeli akan merasa nyaman dalam berbelanja.

Terlebih lagi, Pasar Munjul merupakan pasar terbesar di wilayah Kecamatan Cipayung. Keberadaannya sangat penting bagi masyarakat sebagai tempat belanja kebutuhan sehari-hari.

"Harapan saya, pembangunan Pasar Munjul bisa dilanjutkan. Dalam waktu satu periode Pak Gubernur yang sekarang ini, semoga bisa selesai," tuturnya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Kondisi Pasar Munjul yang tidak memadai menjadi tantangan besar bagi pemerintah setempat. Selain itu, ketidakpastian dalam proses pembangunan juga memberikan rasa khawatir kepada para pedagang yang bergantung pada pasar ini untuk mendapatkan penghasilan.

Beberapa langkah strategis diperlukan agar revitalisasi dapat segera terealisasi. Di antaranya adalah:

  • Peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait.
  • Penganggaran yang lebih transparan dan efektif untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
  • Melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan para pedagang dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Dengan adanya komitmen yang kuat dari pihak berwenang, harapan besar dapat diwujudkan agar Pasar Munjul kembali menjadi pusat perdagangan yang nyaman dan berkelanjutan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan