Kompetisi Ketua KONI Manado Memanas
Jabatan Ketua KONI Manado kini menjadi sorotan utama dalam dunia olahraga di Kota Manado. Saat ini, dua figur utama tengah bersaing memperebutkan posisi tersebut. Mereka adalah Richard Sualang dan Calvin Castro. Dengan penutupan pendaftaran berkas calon ketua umum KONI Manado yang dilakukan pada Senin (8/12/2025), kini hanya dua nama yang resmi mengikuti kompetisi.
KONI, singkatan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia, merupakan organisasi tunggal yang bertanggung jawab mengelola, membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan olahraga prestasi di Indonesia. Dalam kerja sama dengan berbagai cabang olahraga dan pemerintah, KONI bertujuan untuk meningkatkan mutu olahraga nasional serta mengharumkan nama bangsa melalui prestasi atlet.
Tim Penjaringan Reza Rumambi menyatakan bahwa hanya dua nama yang memenuhi persyaratan, yaitu Richard Sualang dan Calvin Castro. Dari tiga nama yang mengambil berkas, hanya dua yang mengembalikannya ke tim penjaringan. Hal ini menunjukkan bahwa kompetisi ini akan sangat ketat.
Richard Sualang: Visi yang Jelas dan Dukungan Kuat
Richard Sualang telah menunjukkan kesiapannya sebagai calon Ketua KONI Kota Manado. Ia menjadi pendaftar pertama calon Ketua KONI Manado di gedung Youth Center Kawasan Megamas, Jumat (5/12/2025). Richard terinformasi datang pada pukul 16.37 WITA. Dukungan terhadapnya semakin mengkristal, termasuk dari Iswan Buka, Sekretaris Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Manado. Ia optimistis bahwa Richard Sualang dapat membuat olahraga di Manado melompat tinggi.
Rekam jejak Richard di dunia olahraga Sulut sangat kental. Salah satu buktinya adalah pagelaran Porprov Sulut, di mana Manado sukses secara penyelenggaraan maupun prestasi. Richard Sualang juga menjadi ketua panitia Porprov 2025, yang berhasil membawa Kota Manado meraih peringkat pertama dalam perolehan medali.

Richard menjelaskan komitmennya untuk memajukan olahraga di Manado. Dengan modal pengalaman dan kemampuan manajerial yang dilandasi niat tulus, ia optimistis dapat membawa olahraga Manado melesat pesat. "Saya ingin memajukan olahraga di Sulut, terutama Kota Manado ke depan. Kita juga akan bersinergi dengan Gubernur Sulut dalam mengejar prestasi dan mempersiapkan atlet menuju PON 2028," ujarnya.
Dukungan dari sekitar 20-an cabang olahraga (cabor) telah diperolehnya. Dorongan dari rekan-rekan cabor dan para pecinta olahraga semakin menguatkan komitmen Richard untuk maju sebagai Ketua KONI Manado.
Calvin Castro: Visi Pembaharuan dan Dukungan yang Meluas
Calvin Castro juga telah menyampaikan bahwa seluruh berkas utama telah diserahkan kepada panitia penjaringan. Meski demikian, masih terdapat dua dokumen tambahan yang akan dilengkapi dalam waktu dekat. "Tadi kami sudah memberikan dokumen yang diberikan tim penjaringan dan masih ada dua kelengkapan yang akan kami lengkapi besok hari," ujar Calvin.
Dukungan terhadap Calvin juga semakin meluas. Hingga kini, tercatat 19 Cabang Olahraga (Cabor) telah menyatakan dukungan resmi untuk dirinya sebagai calon Ketua Umum KONI Manado. Menurutnya, sejumlah pengurus Cabor sempat menyampaikan keluhan terkait pembinaan maupun sistem organisasi. Jika terpilih, Calvin berkomitmen melakukan pembenahan dengan mengusung slogan "Manado Emas, Prestasi Tumbuh, Olahraga Maju!".
Calvin menegaskan kesiapannya mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam meningkatkan prestasi olahraga, khususnya di Kota Manado. Dengan dukungan puluhan Cabor dan visi pembinaan yang jelas, langkah Calvin Castro menuju kursi Ketua Umum KONI Manado mulai menunjukkan kekuatan signifikan jelang pemilihan mendatang.
Dalam dokumen visi-misi yang disampaikan, Calvin bertekad menjadikan KONI Manado sebagai lembaga olahraga yang profesional, modern, dan berprestasi. Ia juga menawarkan enam misi utama, mulai dari penguatan tata kelola organisasi hingga pembangunan pembinaan atlet berkelanjutan. Calvin menekankan pentingnya sport science, sport medicine, serta kemitraan strategis dengan pemerintah dan sektor swasta.
Jika terpilih, Calvin menyiapkan tujuh program cepat, seperti konsolidasi organisasi, rapat kerja besar, dan pembangunan sport database terintegrasi. Blueprint jangka panjangnya mencakup digitalisasi tata kelola, pengembangan sport science, revitalisasi venue olahraga, serta kerja sama regional-internasional.
Program-program ini menjadi peta jalan menuju peningkatan prestasi atlet dan penguatan ekosistem olahraga yang produktif. Deklarasi visi-misi ini menjadi penanda keseriusan Calvin untuk bersaing dalam pemilihan Ketua KONI Kota Manado. Publik olahraga kini menantikan bagaimana gagasan besar ini diterjemahkan menjadi gerakan nyata untuk kejayaan olahraga Manado ke depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar