Rico Waas Tandatangani Propemperda 2026, DPRD Medan Tetapkan 10 Ranperda Prioritas

Rico Waas Tandatangani Propemperda 2026, DPRD Medan Tetapkan 10 Ranperda Prioritas

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemko dan DPRD Medan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen dan para Wakil Ketua DPRD, Rajuddin Sagala, Zulkarnain, serta Hadi Suhendra menandatangani Kesepakatan Bersama antara Pemko dan DPRD Medan tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Penandatanganan dalam Rapat Paripurna di gedung dewan ini menjadi dasar penetapan 10 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prioritas untuk dibahas pada tahun anggaran mendatang.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen tersebut menetapkan 10 Ranperda yang terdiri atas tiga Ranperda kumulatif terbuka, yaitu pertanggungjawaban APBD 2025, perubahan APBD 2026, dan APBD 2027; tiga Ranperda usulan Pemko Medan mencakup pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan, perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Pengarusutamaan Gender; serta empat Ranperda usulan DPRD Medan, yakni perubahan Perda Penanggulangan Kemiskinan, perubahan Perda Sistem Kesehatan Kota, Pembangunan dan Ketahanan Keluarga, serta Penghormatan terhadap Rumah Ibadah dan Pemuka Agama.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa penyusunan peraturan daerah harus dilakukan secara terencana, sistematis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia berharap seluruh Ranperda dalam Propemperda 2026 dapat dibahas dengan sebaik-baiknya sehingga melahirkan peraturan daerah yang memberikan kepastian hukum serta manfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Bapemperda DPRD Medan Afif Abdillah melaporkan bahwa pembentukan peraturan daerah harus didasarkan pada skala prioritas, selaras dengan kebutuhan hukum masyarakat, serta terkoordinasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah agar tetap berada dalam sistem hukum nasional. Berdasarkan surat Kemendagri terkait pembinaan pembentukan Perda, jumlah Ranperda tahun 2026 ditetapkan maksimal 10 rancangan mengacu pada ketentuan penambahan tak lebih dari 25 persen dari realisasi tahun sebelumnya.

Afif berharap seluruh Ranperda yang telah ditetapkan menjadi Propemperda 2026 dapat mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Kota Medan.

Kunjungan ke Mal Pelayanan Publik Pasca Banjir

Guna memastikan pelayanan publik kepada masyarakat berjalan optimal pasca banjir, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Iskandar Muda, Medan Baru, kemarin. Diketahui saat terjadi banjir di Kota Medan beberapa waktu yang lalu, masyarakat yang datang ke MPP tidak terlalu ramai. Selain itu petugas juga ada yang terdampak banjir, sehingga pelayanan publik sedikit tidak maksimal.

Saat tiba di MPP, Rico Waas didampingi Asisten Ekbang, Citra Effendi Capah, Kadis DPMPTSP, Nurbaiti Harahap, Kepala Bapenda, M Agha Novrian, Kadisdukcapil, Baginda P Siregar, Kadis Perkimcikataru, Jhon Ester Lase dan Kabag Umum, Rasyid Ridho Nasution, mengecek berbagai layanan yang ada di MPP. Rico Waas juga memastikan seluruh petugas yang ada di MPP tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak banjir dan ingin mengurus dokumen adminduk mereka.

"Saya ingin melihat apakah pelayanan di MPP sudah berjalan normal. Karena pasca banjir pastinya banyak masyarakat datang ke MPP untuk mengurus dokumennya, jadi kita ingin pastikan berjalan baik", jelas Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, ketika banjir kemarin masyarakat yang datang ke MPP tidak begitu ramai. Selain itu petugas juga ada yang terdampak banjir. Namun saat ini dipastikan Rico Waas MPP sudah berjalan dengan baik.

"Kita pastikan pelayanan di MPP sudah berjalan dengan baik, tidak ada problem dalam pelayanannya", ujar Rico Waas.

Peninjauan Lantai Atas dan Basement Gedung MPP

Selain memastikan Pelayanan Publik berjalan optimal, Rico Waas juga meninjau lantai paling atas gedung MPP guna melihat ruangan yang akan digunakan Perangkat Daerah Kota Medan yakni BKDPSDM. Direncanakan ruangan tersebut akan digunakan sebagai Assessment Center.

"Tadi kita juga meninjau lantai atas di gedung MPP yang akan digunakan BKDPSDM sebagai Assessment Center. Nantinya ruangan tersebut akan dipakai untuk meningkatkan kualitas ASN di lingkungan Pemko Medan agar semakin baik lagi dalam melayani masyarakat Kota Medan", sebut Rico Waas.

Tidak hanya meninjau lantai atas, Rico Waas juga meninjau basement gedung MPP. Terlihat basement yang difungsikan untuk parkir kendaraan ini telah di perbaiki dan perindah untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan