Rincian Kontrak John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Gaji Fantastis, Pencetak Sejarah Dunia

Ringkasan Berita:
  • PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026, menggantikan posisi yang ditinggalkan Patrick Kluivert.
  • Selain menangani timnas senior, Herdman juga mengemban tanggung jawab sebagai pelatih Timnas U-23 Indonesia untuk proyek berkelanjutan.
  • Herdman dipilih karena rekor prestisiusnya sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara (Kanada) lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA.

nurulamin.pro, -Detail kontrak John Herdman bersama Timnas Indonesia akhirnya terungkap setelah resmi diumumkan sebagai pengganti Patrick Kluivert.

Pelatih berusia 50 tahun itu mendapatkan gaji fantastis per-bulan dengan skema kontrak jangka panjang.

Tidak hanya memimpin tim senior, sang pencetak sejarah asal Inggris ini juga diberikan peran ganda untuk menahkodai skuad U-23 demi keberlanjutan prestasi sepak bola Tanah Air.

PSSI resmi mengumumkan penunjukan John Herdman, sebagai nakhoda baru Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026).

Momen ini menandai era baru bagi pasukan Garuda yang sempat tidak memiliki pelatih sejak Patrick Kluivert dipecat pada Oktober 2025 lalu. 

"Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru. Ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dikutip dari Kita Garuda, Sabtu. 

Detail Kontrak dan Gaji John Herdman

Melalui laman resmi Kita Garuda, dijelaskan pelatih berusia 50 tahun tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang bermodel 2+2, yang artinya dikontrak selama 2 tahun dengan opsi perpanjangan 2 tahun berikutnya.

Selain memegang Timnas Senior, Herdman juga akan menukangi Timnas Indonesia U23.

"Herdman dikontrak dengan skema jangka panjang 2+2 tahun dan diberi peran ganda sebagai pelatih Timnas Senior dan U-23. Menegaskan bahwa PSSI tidak lagi mengandalkan solusi instan, melainkan proyek berkelanjutan," bunyi pernyataan di Kita Garuda.

Terkait pendapatan, media asing asal Toronto, Kanada, yakni Waking The Red, membocorkan gaji John Herdman berkisar di angka Rp 670 juta per bulan. 

'Gaji bulanan sebesar US$40.000 (Rp670.892.000) dilaporkan menjadi faktor penentu saat Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menunjuk mantan pelatih Kanada sebagai pelatih kepala tim nasional pria Indonesia,' tulis media tersebut.

Misi Menuju Piala Dunia 2030

Kedatangan Herdman merupakan langkah strategis untuk menatap kelolosan Piala Dunia 2030.

Jika tidak ada halangan, Herdman diproyeksikan tetap menjadi nakhoda hingga turnamen tersebut digelar.

"Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang meminta kita coba lagi. Bikin program yang lebih agresif" terang Erick Thohir.

"Hari ini kita memulai lagi program prestasi Timnas menuju Piala Dunia dengan menunjuk John Herdman yang memang punya kualifikasi untuk itu," tambahnya.

Selain itu, Herdman disiapkan memimpin skuad Garuda Muda di ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Profil dan Rekor Dunia John Herdman

John Herdman merupakan pelatih berlisensi Pro-UEFA yang memulai kariernya dengan memimpin timnas Junior Selandia Baru pada 2003.

Herdman kemudian menjadi pelatih kepala Timnas Putri Kanada (2006–2011) sebelum dipindahtugaskan ke Timnas Putra Kanada, di mana ia menjabat pelatih U-23 dan senior pada 2018.

Sebelum ke Indonesia, Herdman sempat menukangi klub Toronto FC (2023–2024).

'PSSI resmi mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Menandai dimulainya era baru sepak bola nasional,' tulis PSSI.

PSSI turut memamerkan prestasi langka Herdman sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang mampu membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA.

Herdman membawa Timnas Putri Kanada ke Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mengantarkan Timnas Putra Kanada tampil di Piala Dunia Qatar 2022.

'PSSI menyambut antusias kehadiran pelatih berusia 50 tahun tersebut' tulis PSSI.

'Ragam rekam jejak Herdman menjadi alasan utama penunjukan ini. Dia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia FIFA,' sebut PSSI.

PR Besar John Herdman Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia

John Herdman dipastikan bakal pusing sebelum melatih Timnas Indonesia.

Pasalnya, Skuad Garuda dipastikan tidak akan diperkuat oleh beberapa pemainnya saat John Herdman debut. 

Kedua pemain itu adalah Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Thom Haye dan Shayne Pattynama dapat skors larangan main empat laga dari FIFA.

Sanksi tersebut dijatuhkan karena protes keras kepada wasit Ma Ning dari China usai laga.

Kedua pemain Timnas Indonesia ini melayangkan protes kepada wasit saat skuad Garuda tampil di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 lawan Irak.

Dalam laga tersebut, tim Merah Putih kalah 0-1. Kekalahan tersebut sekaligus memupus mimpi Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

Selain sanksi larangan bermain, dua pemain diwajibkan membayar denda masing-masing 5000 Franc Swiss atau sekitar Rp105,2 juta, sehingga totalnya jadi Rp210,4 juta.

Krisis Lini Tengah dan Absennya Pemain Andalan

Tentu, kehilangan dua pemain tersebut jadi PR tersendiri bagi Skuad Garuda, apalagi pada turnamen terdekat, Timnas Indonesia bakal main di ajang FIFA Series.

Sosok Shayne Pattynama mungkin masih banyak yang bisa menggantikannya di sektor bek kiri.

John Herdman masih bisa memilih nama-nama seperti Calvin Verdonk, Dean James, hingga Pratama Arhan.

Namun, pekerjaan rumah ada di sektor lini tengah. Thom Haye adalah pemain andalan Timnas Indonesia di lini tengah.

Kemampuan Haye dalam mengatur serangan sering jadi penentu hasil bagi Skuad Garuda. 

Saat ini, Skuad Garuda hanya memiliki Joey Pelupessy sebagai pemain di lini tengah.

Timnas Indonesia sebenarnya masih memiliki Ivar Jenner, namun Ivar Jenner belum pernah tampil sejak Oktober 2025 dan dirinya juga sudah mulai jarang tampil bersama Jong Utrecht sebagai starter.

Opsi Strategi dan Formasi Pragmatis John Herdman

Calvin Verdonk yang sempat dicoba Patrick Kluivert sebagai gelandang bisa saja jadi alternatif.

Selain Verdonk, ada Nathan Tjoe-A-On yang sering diturunkan di sektor gelandang. Namun, berdasarkan rekam jejak sang pelatih, John Herdman tidak ragu memainkan formasi berbeda.

Meskipun demikian, pola permainan pragmatis akan tetap diandalkan Skuad Garuda.

(BolaSport.com/BolaSport.com/BolaSport.com)

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan