
Komedian Inggris Rowan Atkinson Tak Lagi Pedulikan Ulasan Kritikus
Komedian ternama asal Inggris, Rowan Atkinson, yang dikenal sebagai pemeran ikonik Mr. Bean, mengungkapkan bahwa ia tidak lagi memedulikan ulasan para kritikus sejak bertahun-tahun lalu. Menurutnya, keberhasilan suatu karya kini diukur berdasarkan respons penonton, bukan opini dari para pengulas.
Dalam sebuah acara pemutaran serial terbarunya, Man Vs Baby di London, Atkinson menjelaskan bahwa data jumlah penonton menjadi indikator utama kesuksesan. Ia menilai bahwa hal yang paling penting adalah apakah orang-orang menonton dan apakah mereka ingin melihat lebih banyak lagi.
Yang saya lihat hanyalah apakah orang menonton dan apakah mereka ingin menonton lebih banyak. Itu saja penanda kesuksesan, ujarnya dengan tegas.
Atkinson juga mengakui bahwa beberapa karakter yang ia mainkan justru tidak ia sukai secara pribadi. Mulai dari Blackadder, Johnny English, hingga Mr. Bean, semuanya memiliki sifat-sifat yang mungkin tidak ia sukai dalam kehidupan nyata.
Menurutnya, Mr. Bean adalah sosok yang egois, anarkis, dan tidak menyenangkan bila ditemui dalam kehidupan nyata. Ia bahkan bercanda bahwa ia tidak ingin makan malam bersama Mr. Bean.
Namun, meskipun begitu, karakter yang diciptakannya sejak 1990 ini tetap menjadi ikon komedi Inggris. Mr. Bean dikenal di lebih dari 190 negara dan memiliki penggemar yang sangat luas. Kanal YouTube resmi miliknya telah mencapai puluhan juta pengikut dengan total penayangan yang mencapai miliaran kali.
Lebih Senang Mainkan Tokoh yang Baik
Berbeda dari karakter-karakter sebelumnya, Atkinson menyebut tokoh Trevor Bingley dalam serial Man Vs Baby sebagai sosok yang lebih hangat dan mudah disukai. Ia mengaku menikmati memainkan karakter yang baik hati karena hal tersebut jarang ia lakukan dalam perannya sebelumnya.
Saya menikmati memainkan karakter yang baik hati. Itu sesuatu yang jarang saya lakukan, ungkapnya dengan senyum.
Terkait kemungkinan lanjutan dari serial tersebut, Atkinson menegaskan bahwa semua bergantung pada performa tontonan. Ia menilai bahwa kesuksesan suatu karya sangat bergantung pada bagaimana penonton merespons dan apakah mereka ingin melihat lebih banyak lagi.
Atkinson juga mengungkapkan bahwa ia lebih fokus pada kualitas karya daripada opini publik. Ia percaya bahwa setiap karya harus dinikmati oleh penonton, bukan hanya oleh para kritikus. Dengan demikian, ia terus berkarya tanpa terpengaruh oleh pendapat orang lain.
Selain itu, Atkinson juga mengungkapkan bahwa ia terus mencari tantangan baru dalam dunia entertainment. Ia ingin terus berkembang dan menunjukkan bahwa ia bisa memainkan berbagai jenis karakter dengan berbagai sifat dan kepribadian.
Dengan segala pengalamannya, Atkinson tetap menjadi salah satu komedian paling berpengaruh di dunia. Ia terus membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu diukur dari ulasan, tetapi dari respons penonton yang nyata.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar