
Pengoperasian Gedung Rawat Inap 1B di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang telah resmi mengoperasikan Gedung Rawat Inap 1B. Dengan beroperasinya gedung baru tersebut, total kapasitas kamar di RSMH Palembang kini mencapai sekitar 990 kamar. Gedung ini diperuntukkan bagi pasien BPJS Kesehatan dan dirancang sesuai standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Gedung Rawat Inap 1B terdiri dari sembilan lantai dengan total hampir 600 kamar yang akan dioperasikan secara bertahap. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSMH Palembang, dr. Triana Puspita Dewi, M.Kes., menjelaskan bahwa pembangunan gedung telah rampung dan saat ini mulai digunakan untuk pelayanan pasien.
“Gedung Rawat Inap 1B sudah mulai beroperasi. Total kamar hampir 600 unit, sehingga secara keseluruhan RSMH Palembang kini memiliki sekitar 990 kamar,” ujar dr. Triana, Minggu (4/1/2026). Ia menambahkan bahwa layanan di Gedung Rawat Inap 1B cukup lengkap, meliputi rawat jalan, rawat inap, fisioterapi, layanan geriatrik, serta berbagai layanan penunjang lainnya.
Seluruh fasilitas terus dibenahi demi meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada pasien. “Ke depan, RSMH juga akan mengembangkan layanan tambahan, termasuk layanan kecantikan seperti stem cell,” katanya.
Perayaan HUT ke-69 RSMH Palembang
Dr. Triana juga menyebutkan bahwa pada tahun ini RSMH Palembang genap berusia 69 tahun. Dalam peringatan HUT ke-69, RSMH mengusung tema Years of Dedication: Productivity, Quality, and Empathy. Tema tersebut mencerminkan komitmen RSMH dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai institusi pendidikan dan penelitian.
“Rangkaian HUT diisi dengan berbagai kegiatan internal, seperti lomba peningkatan pelayanan, peningkatan akreditasi, lomba penelitian, dan puncaknya seminar internasional,” jelasnya.
Strategi Pengembangan Tahun 2026
Sementara itu, Direktur Utama RSMH Palembang, dr. Siti Khalimah, Sp.KJ., MARS., mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 RSMH menyiapkan delapan langkah strategis untuk perbaikan dan pengembangan layanan. Langkah-langkah tersebut meliputi:
- Penataan sarana dan prasarana
- Penyediaan ruang kemoterapi yang lebih nyaman
- Ruang tindakan One Day Care (ODC)
- Penerapan pelayanan terstandar di Gedung Rawat Inap 1B
Selain itu, RSMH juga menargetkan peningkatan layanan eksekutif atau non-JKN yang diharapkan menyumbang 20 persen pendapatan rumah sakit, perbaikan sistem klaim JKN, pengembangan layanan terpadu melalui oncology center, serta optimalisasi fungsi Clinical Research Unit (CRU) sebagai pusat penelitian.
“Kami juga akan mengembangkan penelitian translational untuk mendukung layanan unggulan onkologi dan kardiologi,” ujarnya.
Fasilitas dan Layanan yang Terus Berkembang
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, RSMH Palembang terus melakukan perbaikan dan pengembangan fasilitas. Gedung Rawat Inap 1B menjadi salah satu bukti komitmen rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Selain itu, RSMH juga berkomitmen untuk menjaga standar pelayanan yang tinggi, baik dalam aspek medis maupun non-medis.
Dengan adanya Gedung Rawat Inap 1B, RSMH Palembang tidak hanya meningkatkan kapasitas tempat tidur, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi pasien BPJS Kesehatan. Hal ini tentu saja akan membantu mengurangi beban yang dialami oleh pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar