
Pembangunan Gedung PICUNICU di RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Capai 90 Persen
Pembangunan Gedung PICUNICU di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, terus berjalan dengan pesat. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen. Direktur RSUD tersebut, Kasianus, S.Tr.Kep, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).
Gedung PICUNICU dibangun khusus untuk meningkatkan layanan perawatan bayi dan anak. Menurut Kasianus, dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan dapat lebih fokus dan optimal.
"Pembangunan ini khusus untuk ruang Perina atau perawatan anak. Dengan adanya gedung tersendiri, pelayanan bisa lebih terfokus dan optimal," ujar Kasianus saat diwawancarai Tribun Pontianak.
Anggaran dan Proses Pembiayaan
Proyek pembangunan PICUNICU ini menggunakan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar. Selain itu, proyek ini juga didampingi oleh Kejaksaan Negeri Ketapang dalam aspek bantuan hukum agar pelaksanaannya sesuai dengan aturan yang berlaku.
Meskipun progresnya sudah mencapai 90 persen, masih ada dua ruangan yang belum dapat diselesaikan tahun ini karena keterbatasan anggaran. Kasianus mengatakan bahwa dua ruangan tersebut akan ditangani pada tahun depan melalui dana BLUD.
"Memang ada dua ruangan yang belum kita selesaikan tahun ini karena masih kekurangan anggaran. Insya Allah tahun depan akan kita anggarkan melalui dana BLUD," katanya.
Rencana Pengembangan RSUD di Tahun Mendatang
Selain proyek PICUNICU, RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I juga memiliki rencana pengembangan lain pada tahun depan. Dua peningkatan layanan yang direncanakan adalah pembangunan catheterization laboratory (cath lab) untuk jantung dan ruang Sitotoksik.
"Tahun depan insya Allah kita dapat pembangunan cath lab untuk jantung dan ruang sitotoksik untuk kanker," ungkap Kasianus.
Kesesuaian dengan Arahan Kementerian Kesehatan
Kasianus menegaskan bahwa seluruh pengembangan yang dilakukan sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan. Tujuan utamanya adalah memperkuat layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi/Ginjal), termasuk layanan cuci darah.
"Semua pembangunan ini kita lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Kasianus.
Kesiapan Infrastruktur untuk Masa Depan
Dengan progres yang signifikan dan rencana pengembangan yang jelas, RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I siap menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang andal di wilayah Kalimantan Barat. Dengan adanya fasilitas baru seperti PICUNICU, cath lab, dan ruang sitotoksik, rumah sakit ini akan semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan berkualitas.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar