
Gunungkidul, Jawa Tengah Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan inisiatif baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menempelkan stiker di rumah para penerima bansos. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
Inisiatif ini dimulai pada Kamis (11/12) di salah satu rumah warga di Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk. Penempelan stiker dilakukan sebagai tanda bahwa keluarga tersebut termasuk dalam kategori miskin dan berhak menerima bantuan sosial. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menjelaskan bahwa banyak warga kurang mampu mengeluh karena merasa tidak mendapatkan haknya.
"Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa warga masyarakat itu memang menerima haknya dan juga tidak boleh menerima haknya," ujarnya.
Bupati menyatakan larangan keras terhadap siapa pun yang mencoba melepas atau memindahkan stiker tersebut ke dalam rumah. Menurutnya, kegiatan ini diinspirasi oleh keluhan warga yang merasa miskin tetapi tidak mendapatkan bantuan. Dengan adanya stiker, diharapkan dapat memastikan bantuan disalurkan secara tepat dan warga bisa mengetahui status penerima bansos mereka.
Plt Kepala Dinas Sosial P3A, Markus Tri Munarja, menjelaskan bahwa penempelan stiker dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten. Untuk tahap pertama, target penempelan stiker adalah 65 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per kelurahan. Totalnya sekitar 9.360 KPM di seluruh Kabupaten Gunungkidul.
Menurut Markus, penempelan stiker bukan hanya sekadar identifikasi, tetapi juga memberikan kejelasan titik asesmen KPM. Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan dan memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada yang berhak.
- Proses penempelan stiker dilakukan dengan pendekatan yang melibatkan petugas dari dinas sosial serta perwakilan dari setiap kelurahan.
- Stiker tersebut akan menjadi indikator jelas bagi masyarakat bahwa keluarga tersebut telah diverifikasi sebagai penerima bansos.
- Dinas Sosial juga berencana untuk melakukan evaluasi berkala terkait efektivitas program ini.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengurangi kesalahpahaman dan konflik antara warga dan pemerintah terkait distribusi bantuan sosial.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar