
Kasus Kusta Pertama di Romania dalam 40 Tahun
Romania kembali menghadapi kasus kusta setelah lebih dari empat dekade. Kementerian Kesehatan Romania mengonfirmasi adanya dua pasien yang terinfeksi penyakit ini, dan mereka berasal dari Indonesia. Kedua warga negara Indonesia tersebut terinfeksi kusta saat berada di sebuah spa di Kota Cluj, Jerman barat laut.
Kasus ini disebutkan oleh media independen pada Jumat (12/12/2025). Saat ini, kedua pasien sedang menjalani perawatan. Selain itu, ada dua orang lainnya yang sedang menjalani tes untuk memastikan apakah mereka juga terinfeksi.
Meski demikian, Menteri Kesehatan Romania, Alexandru Rogobete, menegaskan bahwa pelanggan spa tidak perlu khawatir. Menurutnya, penularan kusta membutuhkan paparan yang lama dan tidak mudah menyebar melalui kontak biasa.
Pasien Baru Kembali dari Asia
Rogobete menjelaskan bahwa salah satu pasien baru saja kembali dari Asia. Ia menghabiskan sebulan bersama ibunya di sana. Sementara, ibu dari pasien tersebut kini sedang dirawat di rumah sakit karena mengidap penyakit yang sama.
Pihak berwenang telah menutup spa tersebut sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa kasus kusta terakhir yang dikonfirmasi di Romania terjadi 44 tahun yang lalu.
Penularan Penyakit Kusta
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kusta adalah penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini juga dikenal sebagai Hansen dan menyerang kulit, saraf perifer, mukosa saluran pernapasan bagian atas, serta mata.
Selain kelainan fisik, penderita kusta sering kali menghadapi stigmatisasi dan diskriminasi. Namun, kusta dapat disembuhkan dengan pengobatan dini, yang juga bisa mencegah kecacatan.
Berdasarkan data WHO tahun 2023, Brasil, India, dan Indonesia masih menjadi negara dengan jumlah kasus kusta terbanyak. Penyakit ini ditularkan melalui tetesan dari hidung dan mulut penderita yang tidak diobati, setelah kontak dekat yang berkepanjangan. Namun, kusta tidak menyebar melalui kontak biasa seperti berjabat tangan atau berpelukan.
Pasien akan berhenti menularkan penyakit setelah memulai pengobatan.
Gejala Kusta
Gejala kusta umumnya muncul dalam bentuk lesi kulit dan keterlibatan saraf perifer. Menurut WebMD, gejala utamanya adalah luka, benjolan, atau bintik-bintik pada kulit yang tidak hilang setelah beberapa minggu atau bulan.
Luka tersebut biasanya datar dan lebih pucat daripada kulit di sekitarnya. Beberapa gejala lain yang mungkin muncul antara lain:
- Kulit yang kaku, tebal, atau kering
- Pertumbuhan pada kulit
- Benjolan atau pembengkakan pada wajah atau telinga
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar