
Safa Marwah Siap Diperiksa KPK, Bantah Ada Hubungan Spesial dengan Ridwan Kamil
Safa Marwah, selebgram yang kini tengah menjadi perhatian publik, mengungkapkan kesiapannya jika dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan keterlibatannya dalam isu perselingkuhan yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan RK hanya sebatas urusan bisnis dan hobi.
Persiapan untuk Diperiksa KPK
Safa menyatakan bahwa ia akan menggandeng pengacara jika nanti dipanggil oleh KPK. Ia mengaku belum pernah berurusan dengan lembaga anti-korupsi tersebut sebelumnya, sehingga merasa khawatir akan kesalahan paham dalam memberikan keterangan.
"Kalau aku dipanggil KPK kayaknya mau bawa lawyer deh kayaknya, takut salah ngomong," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin terjadi kesalahpahaman atas pernyataannya jika tidak memiliki bantuan dari pengacara. "Aku kan datang ke KPK itu belum (pernah), aku tidak paham juga. Aku takut ada kesalahpahaman atau gimana."
Meski demikian, Safa menegaskan bahwa ia tidak takut diperiksa KPK karena yakin tidak pernah menerima aliran dana dari Ridwan Kamil.
Bantuan Bisnis dari Ridwan Kamil
Safa mengungkapkan bahwa ia pernah mendapatkan bantuan dari RK dalam bisnisnya, namun bukan dalam bentuk uang atau barang. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang dimaksud adalah endorsement.
"Bantuan kan sekedar endors. Bukannya saya dikasih uang, atau dikasih barang oleh Pak Ridwan Kamil. Malah saya kasih barang ke Pak Ridwan Kamil, Pak Ridwan Kamil yang memposting," katanya.
Ia juga menyebut bahwa komunikasi antara dirinya dan RK hanya terjadi melalui aplikasi seperti Telegram dan Line, bukan WhatsApp atau Direct Message (DM).
Menyangkal Isu Hubungan Spesial
Safa tegas menyangkal adanya hubungan spesial antara dirinya dan Ridwan Kamil. Ia menilai bahwa isu tersebut adalah fitnah.
"Fitnah!" jawab Safa ketika ditanya oleh Feni Rose apakah ia memiliki hubungan spesial dengan RK.
Menurut Safa, Lisa Mariana salah paham dalam melihat hubungannya dengan RK. Ia mengklaim bahwa hubungan mereka hanya sebatas teman dan pertemuan terjadi dalam acara tertentu.
"Hanya teman. Teman yang hanya bertemu di acara," tegasnya.
Safa mengaku hanya dua kali bertemu dengan RK selama lima tahun terakhir. Pertemuan tersebut terjadi saat acara buka bersama dan kampanye politik. Namun, ia menjelaskan bahwa pertemuan saat kampanye tidak diundang langsung oleh RK, melainkan oleh partai.
"Acara buka bersama motor. Yang kedua acara kampanye. Aku kan di partai di timsesnya Pak Ridwan Kamil. Aku diundang timses Pak Ridwan Kamil ini bukan oleh Pak Ridwan Kamil sendiri, tapi dari partai aku sendiri," jelasnya.
Peran dalam Kampanye Politik
Safa juga menjelaskan bahwa ia termasuk dalam tim sukses (timses) Ridwan Kamil selama kampanye. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa hubungan antara dirinya dan RK tetap profesional.
"
Dengan penjelasan ini, Safa berharap masyarakat dapat memahami bahwa isu yang beredar tentang hubungannya dengan RK adalah tidak benar. Ia berkomitmen untuk tetap jujur dan transparan jika nanti dipanggil oleh KPK.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar