
Penetapan Irjen Pol (Purn) Drs. Safaruddin sebagai Ketua DPD PDIP Kaltim
Dalam Konferensi Daerah (Konferda) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol (Purn) Drs. Safaruddin SH kembali ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltim untuk periode 2025-2030. Pengangkatan ini menandai kembalinya Safaruddin ke posisi penting dalam struktur partai, setelah sebelumnya menjabat sebagai ketua DPD PDIP Kaltim sejak tahun 2018.
Selain Safaruddin, Ananda Emira Moeis juga melanjutkan tugasnya sebagai Sekretaris DPD PDIP Kaltim. Seluruh pengurus DPC PDIP dari berbagai Kabupaten/Kota se-Kaltim juga masuk dalam jajaran pengurus di DPD PDIP Kaltim untuk lima tahun ke depan. Hal ini mencerminkan komitmen PDIP Kaltim untuk menggabungkan pengalaman dan energi baru dalam menjalankan roda partai.
Adanya kader-kader muda dan figur baru dalam struktur kepengurusan PDIP di Kaltim dianggap sebagai langkah strategis untuk membawa semangat dan ide segar serta memperluas basis dukungan partai di seluruh wilayah Kaltim.
Profil Irjen Pol (Purn) Drs. Safaruddin SH
Safaruddin adalah mantan Anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim dan pensiunan Polri. Nama Safaruddin dikenal publik Kaltim ketika menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur. Jabatan tersebut merupakan posisi terakhir yang dipegangnya sebelum pensiun dari Polri pada tahun 2018.
Sebelum menjabat Kapolda Kaltim, Safaruddin pernah menduduki berbagai posisi strategis dalam Korps Bhayangkara, seperti Wakabaintelkam Polri. Setelah purna tugas, ia langsung terjun ke dunia politik dengan bergabung PDIP. Pada tahun 2018, ia didapuk untuk menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Kalimantan Timur.
Dalam Pileg 2019, Safaruddin berhasil lolos menjadi anggota DPR RI Dapil Kaltim dari PDIP. Di DPR RI, ia menduduki kursi anggota Komisi III, yang bertugas dalam bidang hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Pada Pileg 2024, petahana ini kembali terpilih menjadi anggota DPR RI dari Dapil Kaltim.
Riwayat Karier dan Pendidikan
Irjen Pol (Purn) Safaruddin lahir di Sengkang, Sulawesi Selatan, pada tanggal 10 Februari 1960. Ia memiliki istri bernama Ny. Renny Safaruddin dari Martapura, Kalsel, dan dikaruniai dua orang anak. Safaruddin lulus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1984. Di Akpol 1984, ia satu angkatan dengan Komjen Pol. (Purn.) Drs. Putut Eko Bayu Seno, S.H.
Beberapa pendidikan kepolisian yang pernah ditempuh Safaruddin antara lain Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1992), Sespim (1999), Sespati (2008), dan Lembaga Ketahanan Nasional (2013).
Perjalanan Karier
Safaruddin memiliki karier yang telah malang melintang di dalam kepolisian Tanah Air. Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara sudah pernah diembannya. Beberapa di antaranya yaitu:
- Pama Polda Gorontalo (1983)
- Kapolsek Kota Barat, Polresta Gorontalo (1984)
- Kapolsek Kota Selatan, Polresta Gorontalo (1986)
- Kanit Reskrim Polresta Manado (1989)
- Pjs. Kasubbag Min Puskodalops Polda Sulawesi Utara (1993)
- Kasat Reskrim Polresta Lampung (1995-1996)
- Wakapolres Lampung Timur (1996-1998)
- Pama Sespimmen Polri (1998)
- Kaba Serse Tipiter Direktorat Serse Polda Jawa Timur (1999)
- Kapolresta Surabaya Timur Polwiltabes Surabaya (2001)
- Kapolres Tulungagung (2002)
- Kabag Binkar Ro SDM Polda Jawa Timur (2003)
- Kabag Umum Bareskrim Mabes Polri (2004)
- Kapolres Metro Jakarta Barat (2005)
- Karo Pers Polda Jawa Timur (2006)
- Analis Kebijakan Madya Bid Jianstra SSDM Polri (2008)
- Kabag Jianbang Rolitbang Sderenbang Polri (2009)
- Kabag Analisis dan Evaluasi Robinops Sdeops Polri (2010)
- Wakapolda Kalbar (2010)
- Karowatpers SSDM Polri (2013)
- Wakabaintelkam Polri (2015)
- Kapolda Kaltim (2015–2018)
Rekam Jejak dan Prestasi
Safaruddin memiliki rekam jejak karier yang cemerlang saat masih bertugas sebagai anggota Polri. Ia pernah bertugas dalam pertempuran atau perang Operasi Seroja dan Pemberontakan di Aceh. Selama bertugas sebagai Kapolda Kaltim, Safaruddin menorehkan pelbagai prestasi yang sulit disamai kapolda-kapolda lainnya.
Ia berhasil mewujudkan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) serta proses rekrutmen Polri terbaik yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Safaruddin juga pernah menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Joko Widodo saat masih menjadi Presiden, sebagai tanda kepahlawanan untuk anggota Polri yang telah menunjukkan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan tanpa merugikan tugas pokok.
Salah satu pencapaian fenomenal Safaruddin yakni meluncurkan Program pelayanan kepolisian langsung (Amplang) secara online berbasis Android. Pengurusan SKCK, SIM, Kehilangan hingga kecepatan respons pengaduan tindak kejahatan secara langsung bisa dilakukan. Selain itu, Safaruddin juga berhasil membersihkan serta menindak praktik calo dan pungutan liar di Kaltim.
Penghargaan dan Tanda Jasa
Beberapa tanda jasa di Polri yang pernah didapatkannya antara lain:
- Bintang Bhayangkara Pratama (2023)
- Bintang Bhayangkara Nararya
- Satyalancana Pengabdian 24 Tahun
- Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
- Satyalancana Pengabdian 8 Tahun
- Satyalancana Ksatria Bhayangkara
- Satyalancana Karya Bhakti
- Satyalancana Bhakti Pendidikan
- Satyalancana Dharma Nusa
- Satyalancana Seroja
- Satyalancana Bhakti Nusa
- Satyalancana Kebaktian Sosial
- Satyalancana G.O.M VII
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar