Sal Priadi Buka Suara soal Foto dengan Sitok Srengenge, Tegaskan Tidak Mendukung Pelaku Kekerasan Se

Komentar dan Penjelasan Sal Priadi Terkait Foto dengan Sitok Srengenge

Seorang musisi ternama, Sal Priadi, kini menjadi sorotan setelah foto dirinya bersama sastrawan Sitok Srengenge beredar di media sosial. Unggahan tersebut memicu reaksi yang cukup keras dari warganet, terutama karena Sitok pernah terseret dalam kasus dugaan kekerasan seksual pada tahun 2013 lalu.

Banyak netizen menyampaikan rasa prihatin atas kemunculan Sal bersama sosok yang masih menyisakan luka bagi para penyintas kekerasan seksual. Mereka mempertanyakan sikap dan keberpihakan Sal dalam isu sensitif ini. Banyak yang menilai bahwa tindakan Sal bisa dianggap sebagai dukungan terhadap Sitok, meskipun tidak ada niatan jelas dari pihak Sal.

Menanggapi polemik ini, Sal Priadi langsung memberikan klarifikasi melalui akun X-nya. Ia menjelaskan bahwa kehadirannya dalam foto tersebut bukanlah bentuk pembelaan terhadap Sitok, melainkan hanya hubungan pertemanan yang baik. Menurut Sal, ia memiliki hubungan dekat dengan anak Sitok, Laore Siwi Mentari, dan kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk silaturahmi pribadi.

"Kami sedang ngobrol selayaknya tamu, lalu diajak foto," tulis Sal Priadi dalam unggahannya. Ia menekankan bahwa foto tersebut hanya merupakan bagian dari sopan santun sebagai tamu, tanpa maksud atau tujuan tertentu. Bagi Sal, momen itu berlangsung singkat dan tidak memiliki makna khusus.

Namun, Sal mengakui bahwa dampak dari foto tersebut lebih besar dari yang ia bayangkan. Ia menyadari bahwa unggahan tersebut berpotensi melukai perasaan para penyintas kekerasan seksual. Ia menyampaikan penyesalannya atas hal tersebut.

"Mengetahui hal yang beredar, ternyata sudah jadi urusan hukum. Sikap saya clear, saya enggak bela. Kalau ada pihak yang melintir, itu urusan dia sama apa pun yang dia inginkan soal ini," tegas Sal.

Lebih lanjut, Sal menyampaikan sikapnya secara gamblang. Ia menegaskan keberpihakannya pada keadilan dan tak menutupi kemarahannya atas perbuatan yang pernah dituduhkan kepada Sitok Srengenge. Bahkan, Sal menggunakan kata-kata keras untuk meluapkan emosinya.

"Menurut saya clear, dia janc*k. Saya akan lebih bijak menerima ajakan foto ya, thanks," tutup Sal.

Latar Belakang Kasus Sitok Srengenge

Sebagai catatan, Sitok Srengenge pernah dilaporkan oleh seorang mahasiswi Universitas Indonesia berinisial RW ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang disebut berujung pada kehamilan korban. Korban mengklaim Sitok melakukan pemaksaan dan tipu muslihat di sebuah rumah kos di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

Kasus ini menjadi sorotan luas publik karena melibatkan tokoh sastra yang dikenal dan cukup disegani di Indonesia. Pada tahun 2014, Sitok sempat ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga kini, kasus tersebut dianggap "menguap" tanpa kejelasan hukum yang memberikan rasa keadilan bagi korban, sehingga terus menjadi luka terbuka di ruang publik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan