
Penangkapan Pelaku Pencurian di Sekolah-Sekolah Pidie
Polres Pidie bersama Unit Jatanras Polda Aceh berhasil menangkap seorang pelaku pencurian yang mengincar barang-barang milik sekolah dan madrasah di wilayah hukum Polres Pidie. Pelaku berinisial ESP (42), warga Gampong Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie, ditangkap di sebuah bengkel di Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, pada Kamis (25/12/2025) siang.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, MH menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai aktivitas pelaku. ESP terlihat sering membawa tas besar dan menjalani aktivitas seorang diri. Setelah dilakukan pemantauan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi.
Saat pelaku menyerahkan satu unit laptop kepada pekerja bengkel, polisi segera mengamankannya tanpa perlawanan. Hasil interogasi awal menunjukkan bahwa ESP mengakui perbuatannya. Ia diduga telah melakukan aksi pencurian di 12 sekolah/madrasah di wilayah hukum Polres Pidie.
Lokasi yang menjadi sasaran antara lain: * SMAN 1 Delima * SDN Grong-Grong * SMPN 1 Peukan Pidie * SMPN 2 Peukan Pidie * SDN Cot Gunduek * SMPN 3 Mutiara * MIN 7 Pidie * SDN 2 Kota Bakti * SMPN 2 Peukan Baro * SMAN 1 Peukan Baro * MIN Cempala Kuneng * SDN 1 Bambi
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit MacBook Air warna silver, satu kamera Canon warna hitam, satu unit handphone Oppo warna abu-abu, serta sebuah tas. Semua barang bukti bersama pelaku telah dibawa ke Satreskrim Polres Pidie untuk penyidikan lebih lanjut.
Kasat Reskrim menegaskan, perbuatan ESP akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Penangkapan ini sekaligus menjadi bukti keseriusan aparat dalam menindak pelaku kejahatan yang menyasar fasilitas pendidikan.
Polisi juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang memberikan informasi sehingga kasus ini cepat terungkap. Dengan tertangkapnya pelaku, diharapkan keamanan sekolah-sekolah di Kabupaten Pidie dapat kembali terjaga, dan masyarakat semakin percaya bahwa aparat kepolisian selalu siap melindungi.
Tindakan Polisi dalam Mengungkap Kasus
Penangkapan ESP tidak hanya berdampak pada penyelesaian kasus pencurian, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan aparat kepolisian bisa memberikan hasil yang maksimal. Informasi yang diberikan oleh masyarakat sangat penting dalam proses penyelidikan dan penangkapan pelaku.
Selain itu, tindakan cepat dari pihak kepolisian menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah. Dengan adanya tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan, diharapkan masyarakat dapat merasa aman dan percaya pada sistem hukum yang berlaku.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar