Saudi Arabia mulai bangun Pusat Data Hexagon berkapasitas 480MW di Riyadh

Saudi Arabia mulai bangun Pusat Data Hexagon berkapasitas 480MW di Riyadh

Pembangunan Hexagon Data Center di Riyadh

Pembangunan Hexagon Data Center di Riyadh, Arab Saudi, telah dimulai pada hari Kamis. Fasilitas ini akan menjadi pusatan data pemerintah terbesar di dunia berdasarkan kapasitas megawatt, menurut laporan dari kantor berita negara Saudi Press Agency (SPA).

Menurut informasi yang diberikan oleh SPA, fasilitas tersebut direncanakan memiliki kapasitas sebesar 480 megawatt dan akan mengisi area seluas lebih dari 2,8 juta meter persegi. Dengan luas yang begitu besar, proyek ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan infrastruktur digital yang semakin meningkat di negara tersebut.

Hexagon Data Center akan dioperasikan oleh Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (Saudi Data and Artificial Intelligence Authority/SDAIA). Proyek ini dirancang untuk memberikan "ketersediaan maksimum" bagi berbagai platform e-government dan layanan digital kerajaan yang berkembang pesat. Dengan demikian, fasilitas ini akan menjadi tulang punggung dalam mendukung transformasi digital yang sedang berlangsung di Arab Saudi.

Presiden SDAIA, Abdullah bin Sharaf Alghamdi, menyampaikan pernyataannya dalam upacara pembukaan proyek tersebut. Ia menekankan bahwa otoritasnya fokus pada pembangunan "ekosistem digital terintegrasi." Menurutnya, proyek ini akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing nasional.

Alghamdi menambahkan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mengembangkan keahlian lokal di bidang kecerdasan buatan (AI) serta menarik investasi teknologi internasional. Hal ini sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030, yang bertujuan untuk "membangun ekonomi berbasis pengetahuan yang berkelanjutan dan mencapai kepemimpinan global dalam teknologi-teknologi canggih."

Tujuan Utama Hexagon Data Center

Beberapa tujuan utama dari pembangunan Hexagon Data Center antara lain:

  • Meningkatkan Infrastruktur Digital: Dengan kapasitas 480 megawatt, fasilitas ini akan mampu menopang kebutuhan energi yang sangat tinggi untuk operasi pusat data.
  • Mendorong Inovasi Teknologi: Proyek ini akan menjadi tempat pengembangan teknologi AI dan inovasi digital lainnya, sehingga memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemain global dalam bidang teknologi.
  • Meningkatkan Daya Saing Nasional: Dengan adanya ekosistem digital yang terintegrasi, Arab Saudi berharap dapat meningkatkan daya saing di pasar global.

Peran SDAIA dalam Proyek Ini

Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (SDAIA) memiliki peran kunci dalam memastikan keberhasilan proyek ini. SDAIA bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan infrastruktur digital di negara tersebut. Dengan membangun Hexagon Data Center, SDAIA berupaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan industri teknologi dan AI di Arab Saudi.

Proyek ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ekonomi nasional. Dengan menarik investasi teknologi internasional, Arab Saudi berharap dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui sektor teknologi dan inovasi.

Tantangan dan Peluang

Meskipun proyek ini menawarkan banyak peluang, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang teknologi dan AI. Selain itu, pengelolaan infrastruktur yang besar dan kompleks juga memerlukan koordinasi yang baik antara berbagai pihak terkait.

Namun, dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, Arab Saudi yakin bahwa proyek ini akan menjadi salah satu aset terpenting dalam mewujudkan Visi 2030.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan