Sebastien Ogier Mengakui Ott Tanak sebagai Rival Terberat dalam Karier
Sebastien Ogier, yang baru saja dinobatkan sebagai juara dunia sembilan kali di ajang World Rally Championship (WRC), mengungkapkan bahwa Ott Tanak adalah rival terberat yang pernah ia hadapi. Pereli asal Prancis ini menyatakan bahwa Tanak mendorongnya untuk berjuang lebih keras daripada siapa pun dalam sejarah kariernya. Namun, mulai musim 2026, Ogier tidak akan lagi menemukan lawan seperti itu karena Tanak memutuskan untuk rehat dari kompetisi WRC.
Tanak, juara WRC 2019, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan kursinya di Hyundai dan fokus pada kehidupan pribadi. Ia menyebutkan bahwa alasan utamanya adalah ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga. Meski begitu, ia menegaskan bahwa ini bukanlah perpisahan permanen. Pereli berusia 38 tahun ini mengakui bahwa masa depannya masih terbuka untuk kembali berkompetisi di reli tahun depan.
Ogier mengunggah sebuah pesan emosional di media sosial sebagai bentuk penghormatan kepada Tanak, yang telah menjadi saingan sekaligus teman dekat sepanjang karier mereka di WRC. Dalam pesannya, Ogier mengakui bahwa Tanak adalah orang yang paling mendorongnya untuk terus berkembang, bahkan sampai batas kemampuan maksimalnya.
Pertarungan antara Ogier dan Tanak terus berlangsung hingga akhir 2025, terutama di tiga balapan penting: Portugal, Sardinia, dan Yunani. Di sana, keduanya saling bersaing dengan pertandingan sengit untuk meraih kemenangan. Ogier berhasil memenangkan dua balapan, yaitu di Portugal dan Sardinia, sedangkan Tanak sukses mengalahkan rivalnya di Yunani.

"Sebelum akhir 2025, saya merasa perlu berbagi beberapa kata tentang berita yang tidak saya komentari saat pertama kali muncul, tetapi benar-benar menyentuh saya," tulis Ogier dalam pesannya.
"Seperti yang Anda semua tahu, Ott Tanak tidak akan berlaga di WRC tahun depan, dan saya rasa kita semua bisa sepakat bahwa ini adalah sebuah kehilangan besar bagi olahraga kita. Secara pribadi, saya akan sangat merindukannya."
"Sebagai seorang kompetitor, ia mungkin adalah orang yang paling mendorong saya, yang memaksa saya untuk menggali lebih dalam dan mendekati batas kemampuan saya dibanding siapa pun di sepanjang karier saya. Namun, lebih dari itu, saya akan merindukannya sebagai seorang teman."
"Ott, Anda adalah seorang pria keluarga yang hebat, seseorang yang sangat saya hormati. Saya harap Anda menikmati setiap momen bersama orang-orang yang Anda cintai dan menyambut babak baru ini dengan kekuatan dan kejujuran yang sama seperti yang selalu Anda tunjukkan. Hidup memiliki cara untuk mengejutkan kita, dan siapa yang tahu jalan apa yang mungkin akan kita lalui lagi."
"Mungkin ini adalah perpisahan. Atau mungkin juga, sampai jumpa lagi!"
Ogier akan mengikuti kampanye WRC parsial pada 2026 untuk Toyota, yang akan dimulai di Monte Carlo pada Januari mendatang. Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi tim dalam kompetisi yang semakin ketat.

Perkembangan Tim Toyota di WRC
Toyota, yang telah mengakuisisi skuad papan atas WRC, terus memperkuat kehadirannya di ajang reli dunia. Keputusan untuk menghadirkan Ogier sebagai pembalap utama menunjukkan komitmen kuat dari pihak tim untuk meraih gelar juara.

Kekuatan Baru dari Hyundai di WRC 2026
Sementara itu, Hyundai juga berusaha memperkuat posisinya di WRC 2026. Tim ini berharap dapat melampaui prestasi mereka di musim sebelumnya dengan strategi dan teknologi terbaru. Dengan adanya persaingan ketat antara tim-tim besar, para penggemar reli tentu menantikan bagaimana perkembangan kompetisi di musim mendatang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar