
Kedekatan Maresca dengan Man City Terus Berlanjut
Pelatih asal Italia, Enzo Maresca, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih Chelsea, dikabarkan telah menjalin komunikasi intensif dengan mantan klubnya, Manchester City. Laporan ini muncul setelah pengumuman pemecatan Maresca oleh Chelsea pada Kamis (1/1/2026). Selama beberapa bulan terakhir, Maresca disebut telah melakukan tiga kali pertemuan dengan perwakilan Man City.
Pertemuan pertama terjadi pada Oktober 2025, diikuti dengan dua kali kontak lagi pada Desember lalu. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Maresca bisa kembali menukangi The Citizens dalam waktu dekat. Meski demikian, ia masih menghormati keberadaan Pep Guardiola di balik kemudi klub tersebut dan belum ingin memberikan komentar lebih lanjut sebelum sang mentor membuat keputusan.
Hubungan Spesial dengan Pep Guardiola
Maresca dan Pep Guardiola memiliki hubungan yang sangat dekat. Sejak menjadi asisten pelatih di Man City pada 2022–2023, Maresca bekerja sama dalam 61 pertandingan saat tim berhasil meraih treble winners. Sebelumnya, ia juga pernah menangani tim U-23 Man City selama periode 2020–2021 dan berhasil membawa generasi seperti Liam Delap meraih gelar juara Premier League.
Kedekatan antara keduanya tidak hanya terbatas pada profesionalisme, tetapi juga melibatkan ikatan personal. Maresca pernah menyebut Pep sebagai "guru" baginya, dan keduanya memiliki penampakan fisik yang mirip.
Masalah di Chelsea Menjadi Pemicu Kepindahan
Meski memiliki masa lalu yang indah bersama Man City, Maresca akhirnya diberhentikan dari posisi pelatih Chelsea. Pemecatan ini diduga dipengaruhi oleh hubungan yang mulai retak antara Maresca dengan petinggi klub. Ia diberitakan kecewa karena kurangnya kewenangan dalam mengelola skuad, termasuk urusan transfer pemain.
Sebaliknya, manajemen Chelsea dinilai sering mengintervensi keputusan pelatih. Hal ini membuat Maresca semakin sulit untuk beradaptasi. Kejadian yang memicu ketegangan terjadi setelah laga melawan Everton pada 13 Desember 2025, ketika Maresca mengaku mengalami "48 jam terburuk di Chelsea".
Peluang Kembali ke Man City
Meskipun belum ada kesepakatan resmi, Maresca tetap menjadi incaran utama Man City untuk masa depan. Pakar transfer Fabrizio Romano menyatakan bahwa Maresca masih masuk dalam daftar calon pelatih The Citizens, tetapi hingga saat ini belum ada kesepakatan yang tercapai.
Guardiola sendiri turut memberikan dukungan kepada Maresca. Dalam pernyataannya, ia menyebut Maresca sebagai salah satu manajer terbaik di dunia dan mengapresiasi prestasi yang diraihnya di Chelsea, meskipun tidak mendapat apresiasi yang cukup.
Tantangan di Liga Inggris
Pep Guardiola juga menyampaikan pandangan tentang dinamika di Liga Inggris. Ia menyoroti betapa sulitnya situasi di liga ini, di mana hasil yang baik bisa cepat berubah menjadi buruk. Menurutnya, hal ini terjadi karena tekanan besar yang dialami klub-klub di negara ini.
Dengan semua faktor tersebut, Maresca mungkin akan mempertimbangkan kembali untuk kembali ke Man City. Kehadirannya di sana bisa menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensinya sekaligus mengakhiri kariernya dengan momen napak tilas. Namun, sampai saat ini, segala sesuatu masih terbuka dan bergantung pada keputusan Pep Guardiola.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar