Seberapa Cepat Azerbaijan Berkembang Pasca-Kemerdekaan 1991!

Perjalanan ke Azerbaijan: Kebangkitan Negara yang Berbeda

Saat Uni Soviet masih berdiri tegak pada tahun 1920-an, negara-negara bagian yang tergabung dalam Uni Soviet memiliki konsep yang sama. Namun, setelah 15 negara bagian melepaskan diri menjadi negara yang berdaulat, masing-masing memiliki visi dan cara sendiri untuk membangun negaranya. Meskipun awalnya memiliki dasar ideologi yang sama, setiap negara menunjukkan perbedaan dalam pengembangan mereka.

Ketika menjelajahi tiga negara tersebutArmenia, Georgia, dan Azerbaijanaku menyadari bahwa masing-masing memiliki pendekatan unik dalam membangun identitas negaranya. Untuk kali ini, aku akan fokus pada Azerbaijan, yang tampaknya memiliki konsep paling berbeda dibandingkan dua tetangganya.

Kota Baku yang Modern dan Futuristik

Hotel yang aku pesan berada di tengah kota Baku, ibukota Azerbaijan. Sebuah bangunan mewah dengan President Suite yang memberiku pemandangan luas dari lantai belasan. Baku adalah kota yang ramai dan modern, dengan arsitektur yang sangat mencolok.

Sebelum sampai ke hotel, aku sudah diberitahu oleh mas Harmoko, staf KBRI, tentang konsep perkotaan Baku. Setelah tiba di sana, aku melihat langsung apa yang ia ceritakan. Dari luar kota, atau bahkan sebelum masuk kota, aku melihat banyak bangunan modern dan super modern dengan bentuk-bentuk lengkung yang sangat menarik.

Meski desain arsitektur ini terlihat indah, ternyata ada tantangan besar bagi insinyur sipil dan supplier material. Mereka harus menghitung kekuatan struktur yang tidak biasa, serta membuat bahan khusus sesuai dengan desain. Proses ini butuh waktu, tenaga, dan dana yang sangat besar.

Aku terkesima saat melihat bangunan-bangunan itu dari mobil yang menjemputku. Aku mulai bertanya-tanya, bagaimana Azerbaijan mampu membangun negaranya secara begitu cepat setelah kemerdekaannya pada tahun 1991.

Konsep Arsitektur yang Unik

Saat di Uzbekistan, aku terkejut ketika Zoyir menceritakan bahwa jalan-jalan pedestrian yang kami lewati baru saja dibangun setelah tahun 2026. Hal ini disebabkan karena presiden pertama Uzbekistan masih sangat tertutup. Di Azerbaijan, aku semakin terbengong melihat bangunan-bangunan futuristik sepanjang perjalanan dari Bandara Internasional Heydar Aliyev ke hotel.

Aku banyak bertanya kepada mas Harmoko, dan jawaban-jawaban itu membuatku semakin terkesan. Aku mulai mempertanyakan apakah Azerbaijan ingin menyaingi Dubai dengan segala detail desain bangunan yang sangat futuristic.

Jika memang demikian, mengapa tidak? Semakin banyak negara bersaing secara sehat, semakin baik bagi kita sebagai pengunjung yang bisa mendapatkan referensi nyata tentang desain dan arsitektur.

Tidak Ada Bangunan Kruschevka, Brenevka, dan Stalinka

Aku agak bingung ketika pertama kali tidak melihat bangunan-bangunan apartemen Kruschevka, Brenevka, dan Stalinka yang biasanya menjadi ciri khas negara-negara bekas Uni Soviet. Aku bertanya kepada mas Harmoko, dan ia menjelaskan bahwa bangunan-bangunan tersebut tetap ada, tetapi ditutup oleh tembok tinggi sehingga tidak terlihat dari luar.

Setelah itu, aku dan Zoyir melakukan blusukan ke cluster-cluster yang masih digunakan sebagai tempat tinggal. Beberapa kali kami berkunjung ke sana dan melihat pemandangan yang membuatku benar-benar terkesima.

Budaya dan Identitas yang Berbeda

Di Uzbekistan, kota-kota besar mencerminkan sebuah negara Islam dengan banyak masjid dan madrasah. Bendera mereka juga menunjukkan atribut ke-Islaman. Namun, di Baku, meskipun bendera Azerbaijan mencerminkan negara Islam, kota ini justru sangat modern dan futuristik.

Baku terlihat ingin "membuang" masa kejayaan Soviet. Sebagai jembatan antara Timur dan Barat, Azerbaijan menawarkan kombinasi budaya, sejarah, dan pemandangan yang indah.

Destinasi Wisata yang Menarik

Icon Kota Tua Baku yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, serta Menara Api yang merupakan simbol kekayaan minyak Azerbaijan. Kota Baku berada di kaki Pegunungan Kaukasus yang menakjubkan, menarik pengunjung dengan bangunan yang terawat dan lingkungan alam yang indah.

Selain Baku, destinasi lain seperti Ganja menawarkan bangunan tua dan taman-taman yang indah. Kota-kota di Azerbaijan menjanjikan pengalaman menakjubkan melalui negeri di mana tradisi dan modernitas hidup berdampingan.

Visa dan Persiapan Perjalanan

Mengurus dokumen perjalanan seperti visa Azerbaijan adalah langkah penting dalam merencanakan perjalanan ke negara ini. Proses pengajuan visa turis Azerbaijan umumnya mudah, melibatkan pengisian aplikasi online yang sederhana. Jika disetujui, visa ini membuka akses untuk menikmati perpaduan unik antara Timur dan Barat.

Negara-negara bekas jajahan memang memiliki konsep sendiri dalam membangun negaranya. Aku sangat mengerti tentang konsep-konsep yang ada di empat negara ex-Soviet yang sudah aku kunjungi, meskipun sedikit sekali referensi yang bisa aku pelajari.

Azerbaijan adalah negara yang anti-mainstream dan unik. Cerita lengkap tentang Azerbaijan, Armenia, dan Georgia akan segera hadir dalam seri berikutnya, lengkap dengan foto dan video.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan