
Penangkapan 4 Pelaku Pengeroyokan di Soreang
Polresta Bandung berhasil menangkap empat pelaku pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial MSH (37) di Kampung Cingcin Kolot, Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kejadian ini terjadi kurang dari 24 jam setelah laporan diterima oleh pihak kepolisian.
Pemicu Kekerasan
Insiden tragis ini bermula dari teguran korban terhadap suara knalpot bising yang mengganggu suasana duka. Saat itu, korban sedang dalam kondisi yang sangat sensitif karena baru saja kehilangan anggota keluarga. Di tengah kesedihan tersebut, salah satu pelaku yang menggunakan motor RX King merah dengan knalpot bising melintas di depan rumah korban.
Teguran Berujung Pengeroyokan
Korban MSH bersama rekannya, H, mendatangi rumah pelaku yang berjarak sekitar 500 meter untuk menegur secara baik-baik. Namun, niat baik mereka justru disambut dengan tindakan kekerasan. Para pelaku secara membabi buta mengeroyok korban hingga mengalami luka serius.
Luka Parah dan Pengobatan
"Korban MSH menderita luka di kepala bagian atas dan belakang, serta luka di tangan dan kaki."
"Rekannya, H, juga mengalami luka di kepala bagian samping," jelas Kompol Oeng Haeruman, Kapolsek Soreang.
Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Otto Iskandardinata (Otista) untuk mendapatkan perawatan medis. Dokter memastikan bahwa kondisi mereka stabil, namun tetap membutuhkan pemantauan lebih lanjut.
Respons Cepat Polresta Bandung
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, melalui Kapolsek Soreang Kompol Oeng Haeruman, mengonfirmasi penangkapan empat pelaku berinisial AR (51), DM (29), W (26), dan D (17). Penangkapan dilakukan kurang dari 24 jam setelah laporan diterima.
"Iya, benar sudah ditahan. Respon cepat, enggak sampai 24 jam para pelaku sudah kami amankan," tegasnya, Rabu (31/12/2025).
Proses Hukum
Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi, polisi menjemput para pelaku di kediaman masing-masing pada Senin (29/12/2025) malam untuk diproses secara hukum di Mapolsek Soreang. Para pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait tindakan kekerasan yang mereka lakukan.
Fakta-Fakta Menyedihkan
Kompol Oeng Haeruman mengungkapkan fakta memilukan di balik kasus ini. Peristiwa bermula pada Senin (29/12/2025) ketika korban tengah berduka karena anggota keluarganya baru saja meninggal dunia. Di saat suasana duka tersebut, salah satu pelaku yang berambut panjang melintas di depan rumah korban menggunakan motor RX King merah dengan knalpot bising yang sangat keras.
Kesimpulan
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketenangan dan keharmonisan lingkungan, terutama dalam situasi yang sensitif seperti duka cita. Selain itu, tindakan cepat dari pihak kepolisian menunjukkan komitmen untuk memberikan keadilan kepada korban dan menjaga ketertiban di masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar