
Prestasi Pemkab Grobogan dalam Bidang Sanitasi dan Kesehatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan kembali meraih penghargaan berupa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan kategori Madya. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan diterima langsung oleh Dinas Kesehatan Grobogan pada Selasa, 2 Desember 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko MAP, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan karena implementasi lima pilar STBM yang telah dipertahankan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
Lima Pilar STBM yang Diterapkan
Lima pilar utama STBM yang menjadi dasar penilaian adalah:
- Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) – Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang air besar di sembarang tempat meningkat secara signifikan.
- Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) – Program edukasi tentang pentingnya cuci tangan dengan sabun sudah menyebar luas.
- Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga – Masyarakat lebih memperhatikan kebersihan air minum dan makanan.
- Pengelolaan Sampah Rumah Tangga – Adanya program jambanisasi membantu mengurangi sampah dan limbah rumah tangga.
- Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga – Penanganan limbah cair juga semakin diperhatikan.
Menurut dr Djatmiko, kesadaran masyarakat terhadap kelima pilar ini sangat tinggi. Hal ini didorong oleh berbagai program yang dilaksanakan oleh pihak dinas serta kolaborasi dengan berbagai komunitas lokal.
Penghargaan Tambahan: Kabupaten/Kota Sehat Swasti Saba Padapa
Selain mendapatkan penghargaan STBM Madya, Kabupaten Grobogan juga meraih predikat Kabupaten/Kota Sehat dengan kategori Swasti Saba Padapa. Ini merupakan penghargaan kedua yang diraih oleh Pemkab Grobogan dalam bidang kesehatan.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dr Djatmiko menjelaskan bahwa penilaian dilakukan berdasarkan sembilan tatanan yang harus dicapai, antara lain:
- Masyarakat yang sehat mandiri
- Permukiman dan fasilitas umum yang bersih
- Satuan pendidikan yang sehat
- Pasar rakyat yang tertib
- Perkantoran dan perindustrian yang ramah lingkungan
- Pariwisata sehat
- Transportasi dan lalu lintas yang tertib
- Perlindungan sosial
- Pencegahan dan penanganan bencana
Dr Djatmiko berharap, sembilan tatanan ini dapat dipertahankan melalui kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah dan lembaga swasta.
Riwayat Prestasi Pemkab Grobogan
Penghargaan STBM Madya kali ini menjadi salah satu dari banyak prestasi yang diraih oleh Pemkab Grobogan. Sebelumnya, kabupaten ini pernah meraih beberapa penghargaan di bidang sanitasi, seperti:
- ODF (100% pilar 1 STBM) pada tahun 2016
- STBM Berkelanjutan pada tahun 2018
- Natural Leader Berprestasi, Kades Terbaik, dan Sanitarian Terbaik pada tahun 2020
Di sisi lain, penghargaan nasional dalam program Kabupaten/Kota Sehat juga telah diraih dua kali, yaitu pada tahun 2023 dan 2025.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan dua penghargaan ini, Pemkab Grobogan menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dr Djatmiko berharap, capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga untuk terus menjaga kesehatan dan lingkungan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam upaya edukasi dan pencegahan penyakit. Dengan kerja sama yang baik, Pemkab Grobogan berkomitmen untuk terus berkembang dan menciptakan generasi yang sehat dan tangguh.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar