
Kento Momota Menunjukkan Sisa Kehebatannya di King Cup 2025
Pertandingan yang berlangsung dalam babak perempat final King Cup 2025 menjadi momen menarik bagi para penggemar bulu tangkis. Salah satu laga yang mendapat perhatian adalah pertemuan antara pemain nomor satu dunia asal Tiongkok, Shi Yu Qi, dengan mantan tunggal putra terbaik Jepang, Kento Momota. Meskipun kalah dua set langsung, penampilan Momota tetap membuat media Malaysia, NewStraitsTimes (NST), mengapresiasi kemampuannya.
King Cup 2025 yang digelar di Shenzhen, Tiongkok, menjadi turnamen pertama bagi Momota sejak ia menjalani masa pensiun selama 18 bulan. Sebelumnya, ia sempat mengumumkan pensiun dari kancah bulu tangkis dunia, namun tampaknya masih memiliki kehebatan yang mampu memukau penonton dan lawan-lawannya.
Dalam laga tersebut, Shi Yu Qi berhasil mengalahkan Momota dengan skor akhir 19-21, 15-21. Meskipun kalah, Momota tetap menunjukkan permainan yang cekatan dan penuh semangat. Ia mencoba memperlihatkan gaya permainannya yang dulu sering membuat lawan kesulitan.
Setelah pertandingan, Shi Yu Qi memberikan pujian kepada Momota. Menurutnya, pola permainan Momota masih sama seperti dulu, meski ia sudah tidak aktif dalam kompetisi internasional. "Sudah dua atau tiga kali sejak terakhir kali saya bermain melawannya," ujarnya menjelaskan. "Hari ini, Momota menunjukkan bahwa dia masih pemain yang luar biasa."
Momota merespons pujian tersebut dengan sikap apresiatif. Ia menyebut Shi sebagai salah satu lawan terberat yang pernah ia hadapi. "Terima kasih, Shi atas kata-kata baiknya. Saya sudah menjalani banyak pertandingan sulit melawannya dan hari ini pun tidak berbeda," katanya. "Yu Qi terampil dan teliti di lapangan. Semoga kita mendapatkan kesempatan untuk bermain melawan satu sama lain lagi."
Meskipun kalah dalam pertandingan, penampilan Momota tetap membuat NST terkesan. Media tersebut menulis bahwa Momota masih menunjukkan kilasan kehebatannya saat masa jayanya. "Dia menghibur penonton dengan permainan net yang cekatan dan smash khasnya yang mengarah langsung ke garis lapangan meskipun kalah dalam dua set langsung."
Momen itu juga menjadi pengingat akan masa kejayaan Momota sebelum kecelakaan lalu lintas serius yang terjadi setelah turnamen Malaysia Masters 2020. Insiden tersebut memengaruhi penglihatannya dan mengganggu jalannya kariernya.
Di sisi lain, Shi Yu Qi melaju ke semifinal dan akan menghadapi Alex Lanier dari Prancis. Sedangkan Jonatan Christie, satu-satunya wakil Indonesia, juga berhasil melaju ke babak empat besar setelah mengalahkan Jason Teh dari Singapura. Ia akan berhadapan dengan Anders Antonsen dari Denmark.
Pemain-Pemain Unggulan Berjuang di Babak Selanjutnya
Babak semifinal King Cup 2025 akan menjadi ajang persaingan yang ketat. Shi Yu Qi, yang sukses mengalahkan Momota, akan menghadapi Alex Lanier yang menunjukkan performa solid dalam pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Jonatan Christie, yang merupakan satu-satunya wakil Indonesia, akan menghadapi Anders Antonsen dari Denmark.
Perjalanan mereka di turnamen ini menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan dalam kompetisi, bakat dan kemampuan para pemain tetap menjadi faktor utama dalam meraih kemenangan. Penonton dan penggemar bulu tangkis tentu menantikan bagaimana para atlet ini akan menunjukkan kemampuan terbaiknya di babak selanjutnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar