
Jenis-Jenis Asuransi Jiwa dan Manfaatnya
Memahami berbagai jenis asuransi jiwa sangat penting agar dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan keuangan. Terdapat empat jenis utama asuransi jiwa, yaitu Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance), Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance), Asuransi Dwiguna (Endowment Insurance), dan Asuransi Jiwa yang dikaitkan dengan investasi.
Head of Product Sequis Life Wina Indah Lestari menjelaskan bahwa bagi mereka yang memiliki rencana jangka panjang berbasis tabungan, Asuransi Dwiguna bisa menjadi pilihan yang tepat. Produk ini menawarkan manfaat proteksi sekaligus tabungan. Nilai tabungan berasal dari akumulasi premi yang dialokasikan untuk proteksi dan sebagian lainnya menjadi nilai tunai. Premi dalam asuransi ini tidak akan gugur atau hilang meskipun pembayaran premi telah selesai atau tertanggung masih hidup.
"Nilai tunai akan cair sesuai ketentuan yang tercantum dalam buku polis. Nilai tunai inilah yang dapat dijadikan sebagai tabungan untuk mendukung rencana keuangan masa depan," ujarnya.
Menurut Wina, Asuransi Dwiguna cukup diminati masyarakat, termasuk nasabah Sequis Life. Hal ini karena premi umumnya terjangkau dan nilainya bersifat tetap serta dijamin. Masa Pembayaran Premi (MPP) biasanya lebih pendek dari masa pertanggungan meski Uang Pertanggungan (UP) relatif besar.
Manfaat Asuransi Dwiguna
Wina menjelaskan bahwa UP akan diberikan kepada ahli waris jika Tertanggung meninggal dunia. Namun, jika Tertanggung tetap hidup hingga akhir masa pertanggungan, ia akan mendapatkan Manfaat Maturity berupa UP jatuh tempo. Besaran Manfaat Maturity sudah ditentukan sejak awal polis dan cair saat maturity date polis.
Selain itu, ada juga Manfaat Hidup berupa Manfaat Tahapan yang diberikan selama masa pertanggungan dengan nilai dan jadwal sesuai ketentuan polis. Beberapa produk juga memberikan Manfaat Bonus berupa tambahan dana di luar tabungan dan premi bagi Pemegang Polis yang masih hidup hingga masa pertanggungan berakhir. Besaran manfaat bonus ini dapat berbeda pada setiap produk dan tergantung kebijakan perusahaan asuransi.
Skema Manfaat Asuransi Dwiguna
Ada dua skema dalam asuransi dwiguna. Skema pertama adalah perusahaan asuransi akan memberikan santunan UP bagi ahli waris jika Tertanggung meninggal dunia dalam masa pertanggungan. Sementara skema kedua, perusahaan asuransi akan memberikan Manfaat Hidup berupa Manfaat Akhir Kontrak (Maturity) dan juga Manfaat Tahapan jika Tertanggung bertahan hidup hingga akhir masa pertanggungan.
"Besaran nilai dari Manfaat Hidup sudah ditentukan sejak awal pembelian produk," ujar Wina.
Keuntungan dan Manfaat Asuransi Dwiguna
Wina menjelaskan bahwa besaran UP pada setiap polis produk asuransi dwiguna dapat berbeda tergantung kebutuhan Tertanggung dan jumlah premi yang disepakati. UP berfungsi sebagai santunan untuk ahli waris jika Tertanggung meninggal dunia dan Manfaat Hidup jika tidak terjadi risiko meninggal dunia.
Karenanya, saat akan membeli produk asuransi dwiguna, sebaiknya diskusikan dengan agen asuransi mengenai besaran UP agar sesuai dengan kemampuan membayar premi namun tetap dapat mendukung rencana finansial masa depan. UP dapat dimanfaatkan oleh ahli waris untuk menjaga kelangsungan ekonomi keluarga apabila Tertanggung meninggal dunia sedangkan Manfaat Hidup dapat digunakan Tertanggung untuk dana pendidikan, menambah pos dana darurat, atau modal pensiun.
Produk Terbaru Sequis Life
Sequis memiliki produk asuransi jiwa dwiguna terbaru, yakni Sequis Future Saver Insurance untuk menjawab kebutuhan perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan dengan premi terjangkau. Nasabah hanya cukup membayar premi selama 5 tahun dan akan dilindungi selama 15 hingga 20 tahun serta mendapatkan sejumlah keuntungan dan manfaat.
Yakni Manfaat Tahunan Dijamin hingga 20 persen, Perlindungan Jiwa hingga 525%, dan Pengembalian Akhir Kontrak hingga 550% dari premi yang dibayarkan setahun.
"Sequis Future Saver Insurance dapat dimiliki siapa saja tanpa pemeriksaan medis karena menawarkan kepastian perlindungan pada setiap tahapan kehidupan mulai usia 1 bulan hingga 75 tahun," papar Wina.
Perencanaan Keuangan Jangka Panjang
Masa depan yang lebih baik dapat diwujudkan jika kita melakukan perencanaan keuangan sejak dini. "Berasuransi adalah bagian dari perencanaan keuangan. Meski risiko kehidupan tidak dapat dihindari, tetapi dampaknya dapat dikelola melalui asuransi," kata dia.
Untuk mendapat perlindungan Sequis Future Saver Insurance, tips dari Wina adalah dengan menyisihkan sebagian pendapatan agar dapat membayar premi. "Setelah memiliki polis, perlu berkomitmen berasuransi agar perlindungan dapat tetap berjalan dan Anda dapat fokus membangun masa depan," katanya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar