
Mohamed Salah Tidak Minta Maaf Kepada Arne Slot
Pemain sayap Liverpool, Mohamed Salah, dilaporkan tidak bersedia meminta maaf kepada pelatihnya, Arne Slot, setelah menghadiri pertemuan empat mata. Peristiwa ini menambah ketegangan di dalam ruang ganti tim, yang kini sedang menjadi sorotan utama.
Mohamed Salah tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola. Hal ini terjadi karena ia memberikan komentar kontroversial di muka umum pada akhir pekan lalu. Salah merasa kecewa karena selalu dianggap bertanggung jawab atas performa yang tidak konsisten dari Liverpool musim ini. Ia juga mengecam pelatih Arne Slot karena sering kali duduk di bangku cadangan.
"Saya sudah berkali-kali menyampaikan bahwa saya memiliki hubungan baik dengan pelatih," ujar Mo Salah. "Namun, tiba-tiba kami tidak lagi memiliki hubungan apa pun."
Ia juga merasa klub sedang menjatuhkannya dan berpikir bahwa ada pihak yang ingin menyalahkan dirinya sepenuhnya di Liverpool.
Setelah pernyataan tersebut, Mohamed Salah dicoret dari skuad Liverpool untuk menghadapi Inter Milan di Liga Champions. Pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Meazza berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu.
Keputusan ini diambil oleh Liverpool sebagai bentuk hukuman atas sikapnya yang dinilai mengganggu harmonisasi ruang ganti. Laporan dari IndyKaila menyebutkan bahwa Arne Slot langsung mengadakan pertemuan darurat dengan Mohamed Salah setelah kembali dari Italia. Richard Hughes, direktur olahraga Liverpool, juga diklaim hadir dalam pertemuan tersebut.
Pelatih asal Belanda itu berharap Salah akan menunjukkan penyesalan atas perilakunya. Dengan demikian, Slot akan mempertimbangkan untuk memasukkan kembali pemain tersebut ke dalam skuad melawan Brighton & Hove Albion pada akhir pekan ini.
Namun, harapan Slot ternyata tidak terwujud. Dalam laporan terbarunya, IndyKaila menyebutkan bahwa pertemuan tersebut berakhir tanpa adanya permohonan maaf dari Mohamed Salah. Hal ini diyakini akan memperburuk situasi di dalam tim.
Mo Salah telah menjadi salah satu figur penting bagi Liverpool sejak bergabung pada musim panas 2017. Kehadirannya membawa raksasa Merseyside meraih beberapa trofi bergengsi, termasuk dua gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions. Ia dianggap sebagai legenda hidup Anfield karena telah mencetak 250 gol dari 420 penampilan di klub.
Potensi kepergian sang pemain dari Anfield juga mulai muncul belakangan ini. Pemain berusia 33 tahun ini kembali dikaitkan dengan klub-klub dari Liga Arab Saudi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar