Setelah Pelantikan KONI, Wagub Salim Mengga Kenang Atlet Sulbar di PSSI dan Bulu Tangkis Era 60-an

Setelah Pelantikan KONI, Wagub Salim Mengga Kenang Atlet Sulbar di PSSI dan Bulu Tangkis Era 60-an

Harapan Wagub Salim Mengga kepada KONI Sulbar

Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S Mengga, menyampaikan harapan besar kepada Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulbar masa bakti 2025-2029 yang baru saja dilantik. Ia meminta kepengurusan baru tidak hanya lantang bersuara, tetapi juga fokus bekerja dan menghasilkan prestasi nyata.

Dalam sambutannya usai pelantikan di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar di Mamuju, Jumat (12/12/2025), Wagub Salim Mengga mengungkapkan rasa bahagianya atas kehadiran Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum KONI Pusat, yang diharapkan menjadi motivasi bagi kebangkitan olahraga Sulbar.

"Kita berharap bahwa kehadiran Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum KONI Pusat ini bisa menjadi motivasi buat kita semua untuk membangun olahraga di Sulawesi Barat. Sebagaimana tadi pesan dari Ketua Umum KONI, ke depan kita harus bisa mengangkat nama Sulawesi Barat di bidang olahraga," ujar Wagub Salim.

Salim Mengga, yang mengaku telah lama hidup dan mengetahui sejarah, mengingatkan bahwa Sulbar memiliki rekam jejak atlet berprestasi di kancah nasional, bahkan sebelum Sulbar resmi berpisah dari Sulawesi Selatan.

Ia mengatakan sekitar tahun 1960, saat Sulbar masih bergabung dengan Sulsel, terdapat tiga pesepak bola dari daerah ini yang bermain di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Yang kedua, ada beberapa anak-anak dari Sulbar itu ikut seleksi bulu tangkis di Jakarta. Cabang yang membanggakan juga cabang olahraga air seperti dayung dan takraw, itu juga pernah lahir dari Sulawesi Barat. Termasuk ada beberapa pelatih nasional di bidang takraw, itu juga berasal dari Sulawesi Barat.

Mengingat sejarah emas tersebut, Wagub berharap KONI Sulbar periode ini dapat melampaui capaian periode sebelumnya.

"Karena itu saya sangat berharap bahwa KONI kita yang sekarang harus lebih baik dan lebih maju dari KONI kita pada periode yang lalu. Itu harapan saya. Jadi jangan hanya nyaring bersuara, saya minta juga nyaring bekerja dan berprestasi," tegasnya.

Tantangan Anggaran yang Tidak Boleh Menghambat Kinerja

Mengakui adanya tantangan anggaran akibat pemangkasan, Wagub Salim menekankan hal tersebut tidak boleh menjadi hambatan. "Saya harus akui bahwa saya dengan Pak Gubernur, dengan adanya pemangkasan anggaran, itu kita mengalami keterbatasan. Tadi saya sering katakan bahwa keterbatasan tidak boleh menghambat kemajuan, tidak boleh menghambat prestasi. Kita harus tetap optimis," tutupnya.

Ia berharap KONI Sulbar dapat mencapai cita-cita untuk mengangkat daerah pada level tingkat nasional, bahkan tingkat dunia, sebagai kebanggaan putra-putri Sulawesi Barat.

Misi KONI Sulbar Masa Depan

Untuk mewujudkan misi tersebut, KONI Sulbar diharapkan mampu merancang strategi yang efektif dan berkelanjutan. Beberapa langkah penting yang dapat dilakukan antara lain:

  • Peningkatan pembinaan atlet: Dengan memperkuat sistem pelatihan dan pengembangan bakat atlet dari usia dini.
  • Kolaborasi dengan instansi terkait: Memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, dan organisasi olahraga lainnya.
  • Pemanfaatan teknologi: Menggunakan alat dan metode modern dalam pelatihan dan evaluasi kinerja atlet.
  • Promosi olahraga: Melakukan sosialisasi dan promosi olahraga secara masif agar masyarakat lebih peduli dan mendukung.

Dengan komitmen dan semangat yang tinggi, KONI Sulbar diharapkan mampu menjadi motor penggerak olahraga di wilayah ini dan memberikan prestasi yang membanggakan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan