Shin Tae-yong Dapat Tawaran Beruntun Usai Tinggalkan Ulsan, Termasuk dari Timnas

Shin Tae-yong Mengakui Ada Tawaran untuk Melatih

Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, mengungkapkan bahwa dirinya sudah mulai menerima tawaran untuk melatih klub atau tim nasional. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa dia berhasil membawa timnas Indonesia bangkit dan menjadi salah satu kuda hitam di Asia. Salah satu keberhasilannya adalah mengantarkan timnas senior dan timnas kelompok umur ke Piala Asia serta membuka peluang untuk bermain di Piala Dunia 2026.

Setelah sukses di Indonesia, Shin kembali bertugas di klub dan menerima tawaran dari Ulsan HD. Namun, dalam masa jabatannya, ia kurang berhasil dengan catatan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan.

Shin Tae-yong menjelaskan bahwa beberapa tawaran sudah mulai masuk sejak ia dan Ulsan HD berpisah. Menurutnya, tercatat ada satu tim nasional dan satu klub yang benar-benar serius mengajukan tawaran. Meskipun saat ini belum ada kontrak yang mengikat, komunikasi masih bisa terjadi.

"Setelah keluar dari Ulsan HD ada tawaran. Dari satu negara dan dari satu tim profesional," ujarnya dalam wawancara dengan kanal YouTube JekPot.

Pelatih kelahiran Yeongdeok ini mengatakan bahwa ia masih belum menentukan pilihan. Hal ini karena ia meninggalkan Ulsan HD dengan masalah yang cukup serius, yang menjadi perhatian utama. Shin tidak ingin gagal dan karirnya harus terus meningkat dengan kondisi yang ada.

Ini akan jadi keputusan yang cukup krusial dan dia masih memiliki rekor yang cukup solid sebagai juru taktik.

"Sampai saat ini saya belum mengambil keputusan apa-apa," ujarnya.

Beberapa rumor memang sempat muncul tentang destinasi selanjutnya bagi Shin. Salah satunya dari timnas China yang saat itu mencari pelatih baru untuk bisa bersaing di Asia. Namun, mereka saat ini sudah menunjuk pelatih lokal Jiayi Shao sejak bulan November lalu.

Menariknya, Shin sempat memberikan sinyal tidak tertarik untuk melatih negara kecuali Indonesia. Super League tentu bisa jadi destinasi terbaru pelatih asal Korea Selatan tersebut karena banyak tim yang saat ini tidak memiliki juru taktik.

Tentunya, butuh dana yang besar untuk bisa mendatangkan Shin dan itu jadi catatan bagi semua klub di liga saat ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan