Shin Tae-yong Kecewa Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Tantangan untuk 2030


Perjalanan Shin Tae-yong dan Kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan, mengungkapkan rasa prihatin terhadap situasi yang dihadapi Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Ia merasa sedih karena melihat kondisi tim yang sedang dalam masa sulit. Meskipun telah berkontribusi besar dalam membawa Timnas Indonesia ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026, akhirnya ia harus meninggalkan jabatannya pada Januari 2025.

PSSI memutuskan untuk mengganti Shin Tae-yong dengan Patrick Kluivert, mantan pemain sepak bola Belanda. Namun, keputusan ini tidak berjalan sesuai harapan. Timnas Indonesia gagal memenuhi target untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026. Akibatnya, PSSI juga memutus kerja sama dengan Kluivert pada Oktober 2025 silam, sementara hingga saat ini belum ada pengganti yang ditunjuk.

Kegagalan ini memicu reaksi dari sejumlah elemen suporter Timnas Indonesia. Mereka melakukan demonstrasi terhadap PSSI, menilai federasi terlalu lambat dalam mengambil keputusan. Suporter juga menuntut agar pelatih yang dipilih nantinya memiliki dasar yang jelas dan kompeten.

Shin Tae-yong mengatakan bahwa dirinya sempat melihat aksi demo tersebut melalui media sosial. Menurutnya, reaksi dari suporter adalah hal yang wajar mengingat performa Timnas Indonesia yang jauh dari harapan. Ia menyampaikan rasa sedih dan sakit hati karena timnas tidak bisa lolos ke Piala Dunia 2026. "Para pemain kita sudah bekerja keras sampai akhir," ujarnya.

Meski kegagalan terjadi, Shin Tae-yong tetap optimis tentang masa depan Timnas Indonesia. Ia menilai bahwa meskipun tidak berhasil melaju ke Piala Dunia 2026, tim masih memiliki kesempatan untuk mengejar Piala Dunia 2030. Menurutnya, peluang itu masih besar selama skuad Garuda terus bekerja keras dan memperbaiki diri.

  • Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa kegagalan Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 sangat mengecewakan.
  • Ia menyebut bahwa Timnas Indonesia telah berjuang hingga putaran keempat kualifikasi zona Asia.
  • Meski demikian, kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.

Harapan Shin Tae-yong untuk masa depan Timnas Indonesia cukup tinggi. Ia percaya bahwa jika tim mampu memperbaiki kelemahan dan menjaga semangat, maka peluang untuk tampil di level tertinggi akan terbuka lebar. "Saya melihat ada harapan (untuk Piala Dunia 2030)," tutupnya.


Masa Depan Timnas Indonesia yang Masih Terbuka

Dalam wawancaranya, Shin Tae-yong juga menekankan bahwa perjalanan Timnas Indonesia belum berakhir. Meskipun kalah di kualifikasi Piala Dunia 2026, ia yakin bahwa tim masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Ia berharap agar suporter dan semua pihak dapat tetap mendukung Timnas Indonesia, terlepas dari situasi yang sedang dihadapi.

Selain itu, Shin Tae-yong menilai bahwa kualitas pemain Indonesia semakin baik setiap tahunnya. Jika dikelola dengan baik, mereka bisa menjadi pesaing serius di ajang internasional. "Pertama ada perkembangan yang baik untuk Timnas Indonesia," ujarnya.

Dengan demikian, meski saat ini Timnas Indonesia sedang dalam masa sulit, harapan untuk masa depan masih terbuka. Shin Tae-yong berharap agar semua pihak tetap percaya dan memberikan dukungan kepada tim, sehingga mereka bisa kembali bangkit dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan