Sinopsis The Queen's Gambit (2020): Wanita Mendominasi Dunia Catur dan Melawan Kecanduan

Sejarah dan Perkembangan Catur

Catur adalah permainan papan yang dimainkan oleh dua pemain, yang membutuhkan strategi untuk mengalahkan lawannya. Permainan ini sering digambarkan sebagai peperangan antara dua kerajaan. Catur telah ada sejak ratusan tahun lalu dan hingga kini masih diminati banyak orang. Bahkan, catur dianggap sebagai nenek moyang dari berbagai jenis permainan strategi lainnya.

Permainan ini sangat populer hingga memiliki pertandingan khusus dan gelar bagi para pemenangnya. Meskipun hanya sekadar permainan, catur membutuhkan strategi yang tepat dan bisa menyebabkan peperangan mental antara kedua pemain. Hal ini juga dialami oleh Elizabeth "Beth" Harmon (Anya Taylor-Joy) sejak usia muda.

Kehidupan Beth Harmon

Beth kehilangan ibunya, satu-satunya orang tua yang ia miliki, pada usia sangat muda. Setelah itu, ia tinggal bersama anak-anak yatim piatu lainnya di Methuen Home for Girls. Di panti tersebut, Beth hidup seperti gadis biasa, namun pikirannya tidak sama dengan teman-temannya karena trauma yang ia alami.

Melawan kesenjangan antara dirinya dan anak-anak lainnya serta para pengurus panti, Beth menjadi dekat dengan Tuan Shaibel, tukang yang bekerja di panti. Melalui Tuan Shaibel, Beth menemukan ketertarikannya terhadap catur. Tuan Shaibel juga menyadari bahwa Beth sangat pintar dalam bermain catur. Dari sana, mereka sering bermain catur dan Beth belajar banyak tentang permainan ini.

Namun, ada satu hal yang sering mengganggu Beth. Ia mulai jatuh dalam adiksi terhadap obat penenang yang dibagikan di panti setiap hari.

Pindah ke Keluarga Baru

Saat ia remaja, Beth diadopsi oleh Pasangan Wheatley. Ia harus meninggalkan panti dan pindah tinggal bersama mereka. Awalnya hubungan antara Beth dan orang tua barunya kurang baik, tetapi perlahan-lahan ia menjadi dekat dengan ibu angkatnya (Marielle Heller). Terutama setelah ia menyadari bahwa ia dapat mencari uang dengan memenangkan banyak pertandingan catur.

Namun, sifat sombong Beth sering membuatnya jatuh. Ia cenderung merasa bahwa dirinya adalah pecatur terbaik dan menganggap remeh lawan-lawannya.

Ambisi dan Pertempuran

Beth bercita-cita menjadi grandmaster catur, bahkan ingin mengalahkan Rusia yang saat itu mendominasi dunia catur. Namun, kekalahan pertamanya dengan Benny Watts (Thomas Brodie-Sangster), pemenang Pertandingan Nasional Amerika Serikat, menyadarkannya bahwa selalu ada yang lebih hebat darinya.

Latar Belakang dan Isu yang Diangkat

Mini seri drama ini berlatar belakang Amerika Serikat pada tahun 1950-60an, sehingga isu gender sering diangkat, terutama diskriminasi terhadap perempuan. Seri ini juga diadaptasi dari novel dengan judul yang sama oleh Walter Tevis pada tahun 1983. Judul Queen's Gambit diambil dari salah satu istilah dalam dunia catur, yaitu strategi dengan mengorbankan menteri.

Meski terlihat polos karena membawa masa kecil tokoh utama, mini seri ini dipenuhi adegan dewasa dan mengangkat isu adiksi terhadap alkohol dan obat. Oleh karena itu, mini seri ini tidak cocok untuk penonton di bawah umur.

Kesuksesan dan Penghargaan

Seri ini mendapatkan skor 8.5/10 di IMDb dan 96% Tomatometer di Rotten Tomatoes. Mini seri ini juga memenangkan banyak penghargaan dalam berbagai nominasi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan