Sintang Siap Hadirkan Politeknik Negeri, Kartiyus: Kunci Masa Depan SDM

Sintang Siap Hadirkan Politeknik Negeri, Kartiyus: Kunci Masa Depan SDM

Pemerintah Kabupaten Sintang Berkomitmen Membangun Politeknik Negeri Sintang

Pemerintah Kabupaten Sintang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem pendidikan tinggi vokasi di wilayah Kalimantan Barat. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pihaknya melihat pendirian Politeknik Negeri Sintang sebagai langkah strategis yang perlu segera diwujudkan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan politeknik tersebut. Menurutnya, pendirian politeknik akan menjadi solusi untuk memperluas akses pendidikan tinggi vokasi bagi lulusan SMA/SMK di Sintang dan sekitarnya. Selain itu, politeknik ini juga akan menjadi pusat layanan pendidikan bagi kabupaten-kabupaten tetangga seperti Melawi, Sekadau, Sanggau, dan Kapuas Hulu.

Kartiyus menjelaskan bahwa kondisi saat ini menuntut peningkatan layanan pendidikan yang lebih terencana dan terstruktur. Hal ini didorong oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, yang menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sintang mencapai angka 70,92. Meskipun angka tersebut cukup baik, indikator pendidikan seperti rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah masih memerlukan penguatan signifikan.

Kondisi ini menuntut upaya peningkatan layanan pendidikan secara lebih terencana dan terstruktur. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sintang memandang pendirian Politeknik Negeri Sintang sebagai langkah strategis, ujarnya.

Selain itu, keberadaan politeknik dinilai relevan dengan arah kebijakan regional, khususnya rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru Kapuas Raya. Jika kebijakan tersebut terwujud, pendidikan vokasi akan menjadi elemen penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di wilayah timur Kalimantan Barat.

Studi Kelayakan sebagai Dasar Pengajuan

Untuk memastikan kesiapan daerah dalam mewujudkan rencana tersebut, penyusunan studi kelayakan menjadi langkah penting. Dokumen ini berisi analisis kebutuhan kompetensi, rancangan program studi, kesiapan sarana prasarana, hingga model kelembagaan yang dapat dikembangkan.

Dokumen tersebut akan menjadi dasar koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Sintang dengan Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Proses pengajuan pendirian Politeknik Negeri Sintang harus memenuhi seluruh persyaratan administratif agar dapat diterima secara resmi.

Kartiyus mengimbau kepada semua pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan dan masukan yang konstruktif. Ia menilai bahwa partisipasi aktif dari berbagai pihak sangat diperlukan dalam proses pengajuan ini.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Dengan adanya Politeknik Negeri Sintang, diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri. Selain itu, politeknik ini juga akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan teknologi serta inovasi di wilayah Kalimantan Barat.

Tantangan utama yang dihadapi adalah kesiapan infrastruktur, tenaga pengajar, serta kerja sama dengan berbagai pihak terkait. Namun, jika semua elemen ini dapat diatur dengan baik, maka Politeknik Negeri Sintang akan menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan di wilayah tersebut.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan