Smartphone di Bawah Rp2 Juta Akhir Tahun 2025: Performa Meningkat, Fitur Lengkap

Smartphone di Bawah Rp2 Juta Akhir Tahun 2025: Performa Meningkat, Fitur Lengkap

Daftar Rekomendasi Ponsel Entry-Level di Bawah Rp2 Juta Tahun 2025

Menjelang akhir tahun, pasar smartphone kelas terjangkau kembali menarik perhatian dengan hadirnya sejumlah model baru yang menawarkan performa dan fitur menarik. Di bawah harga Rp2 juta, banyak ponsel entry-level kini mampu memberikan pengalaman penggunaan yang memadai, bahkan untuk kebutuhan harian. Berikut adalah beberapa rekomendasi yang bisa menjadi pilihan.

1. Poco C71 — Harga Mulai Rp1 Juta

Poco C71 menjadi salah satu ponsel entry-level yang menawarkan nilai terbaik di kelasnya. Dengan harga mulai dari Rp1 juta, pengguna sudah mendapatkan RAM 4 GB dan penyimpanan 128 GB. Layar 6,88 inci IPS dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120 Hz membuat penggunaan lebih nyaman. Chipset Unisoc T7250 memberikan kinerja yang cukup baik untuk aktivitas sehari-hari. Baterai 5.200 mAh dengan pengisian 15W juga memberikan daya tahan yang cukup lama. Meski tidak memiliki NFC, fitur fingerprint scanner dan kapasitas memori besar menjadi nilai tambah.

2. Redmi A5 — Harga Mulai Rp1,1 Juta

Redmi A5 merupakan versi lain dari Poco C71 dengan spesifikasi serupa. Perbedaannya terletak pada harga dan ketersediaan di toko offline. Pengguna yang lebih suka membeli secara langsung bisa mempertimbangkan Redmi A5. Spesifikasi utamanya mencakup layar 6,88 inci HD+ 120 Hz, chipset Unisoc T7250, baterai 5.200 mAh, dan pengisian 15W. Kekurangannya sama seperti Poco C71, yaitu tidak adanya NFC.

3. Tecno Spark 20 & Infinix Smart 10 — Harga Rp1,1–Rp1,2 Juta

Kedua model ini berasal dari Transsion Group dan memiliki karakteristik serupa. Mereka menawarkan layar 6,67 inci HD+ 120 Hz, chipset Unisoc T7250, serta baterai 5.000 mAh dengan pengisian 18W. Fitur seperti speaker stereo dan infrared blaster juga tersedia. Meski layarnya masih HD+, kehadiran fitur lengkap menjadikannya opsi menarik di kelas harga ini. Namun, NFC belum tersedia dan gyro virtual masih digunakan.

4. Itel S100 — Harga Rp1,2–Rp1,3 Juta

Itel S100 menawarkan variasi pilihan memori, yaitu 6/128 GB atau 8/128 GB. Layar 6,75 inci IPS HD+ 90 Hz memberikan pengalaman visual yang baik. Chipset Unisoc T7250 memberikan kinerja stabil, sementara baterai 5.200 mAh dengan pengisian 18W menjaga daya tahan. Salah satu fitur unik dari Itel S100 adalah Always-on Display meski menggunakan panel IPS. Namun, pengguna perlu waspada terhadap suhu perangkat yang bisa meningkat saat mengisi daya.

5. Samsung Galaxy A07 — Harga Rp1,3–Rp1,9 Juta

Samsung Galaxy A07 masuk dalam daftar rekomendasi berkat spesifikasi yang menarik. Dengan chipset Helio G99, layar 90 Hz, dan baterai 5.000 mAh dengan pengisian 25W, perangkat ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan performa yang baik. Kamera utama 50MP, IP54, dan One UI lengkap juga menjadi nilai tambah. Selain itu, Samsung memberikan dukungan software hingga enam kali pembaruan Android. Sayangnya, perangkat ini tidak dilengkapi NFC dan layar masih HD+.

6. Samsung Galaxy A06 5G — Harga di Bawah Rp2 Juta

Meskipun dirilis tahun lalu, Galaxy A06 5G kini mengalami penurunan harga sehingga kembali masuk dalam daftar rekomendasi. Dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 128 GB, perangkat ini menawarkan performa 5G yang efisien. Chipset Dimensity 6300 memberikan kinerja yang baik, sementara baterai 5.000 mAh dengan pengisian 25W menjaga daya tahan. Meski tidak memiliki NFC, A06 5G cocok bagi pengguna yang membutuhkan konektivitas 5G tanpa biaya tambahan.

Kesimpulan

Rekomendasi smartphone di bawah Rp2 juta pada akhir tahun 2025 menunjukkan bahwa segmen entry-level kini semakin kompetitif. Performa tinggi, layar dengan refresh rate tinggi, memori besar, dan baterai awet kini bukan lagi eksklusif bagi ponsel kelas menengah. Setiap model memiliki keunggulan masing-masing, sehingga pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan. Poco C71 untuk memori besar, Tecno dan Infinix untuk fitur lengkap, Itel untuk performa stabil dan harga miring, atau Samsung bagi yang mengutamakan dukungan software jangka panjang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan