
Peringatan Penting untuk Siswa Kelas 12 dan Sekolah di Seluruh Indonesia
Tahapan seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur prestasi SNBP 2026 telah memasuki fase yang sangat krusial. Saat ini, waktu persiapan semakin sempit, terutama setelah pengumuman kuota sekolah SNBP dirilis pada akhir Desember lalu. Kesalahan di tahap awal—baik dari pihak sekolah maupun siswa—bisa berdampak fatal, seperti gagal menjadi siswa eligible atau bahkan tidak bisa login ke portal pendaftaran SNPMB.
Agar peluang masuk PTN tidak gugur sebelum seleksi dimulai, berikut adalah timeline kritis SNBP 2026 yang harus dicatat dengan cermat.
Update Terkini: Masa Sanggah Kuota Sekolah Segera Berakhir
Saat ini, tahapan Masa Sanggah Kuota Sekolah masih berlangsung. Ini merupakan kesempatan terakhir bagi sekolah untuk melakukan perbaikan data Dapodik apabila ditemukan ketidaksesuaian antara akreditasi sekolah dan jumlah siswa eligible yang ditetapkan sistem.
- Cek kuota sekolah dapat dilakukan melalui laman resmi SNPMB.
- Deadline Masa Sanggah: 15 Januari 2026, pukul 15.00 WIB.
Jika siswa atau guru BK menemukan kejanggalan—misalnya sekolah akreditasi A tetapi kuota siswa eligible lebih sedikit dari seharusnya—segera laporkan ke pihak sekolah untuk ditindaklanjuti.
Catatan penting: Setelah masa sanggah berakhir, kuota dianggap final dan tidak dapat diubah dengan alasan apa pun.
Registrasi Akun SNPMB 2026 Segera Dibuka
Tahap registrasi akun SNPMB sering dianggap sepele, padahal merupakan kunci utama mengikuti SNBP maupun SNBT. Tanpa akun SNPMB berstatus Simpan Permanen, siswa otomatis gugur dari seleksi, meskipun nilainya memenuhi syarat.
Jadwal Penting Registrasi Akun SNPMB 2026:
- Registrasi Akun Sekolah: Mulai 5 Januari 2026. Wajib bagi sekolah yang belum memiliki akun atau mengalami perubahan data.
- Registrasi Akun Siswa: Mulai 12 Januari 2026. Wajib bagi seluruh siswa kelas 12 pendaftar SNBP.
Portal resmi: https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
Antisipasi Kendala Teknis: Setiap tahun, portal SNPMB mengalami lonjakan trafik pada hari pertama dan terakhir. Gunakan koneksi internet stabil dan hindari jam sibuk jika memungkinkan.
Checklist Dokumen Wajib Disiapkan dari Sekarang
Agar proses registrasi berjalan lancar, siswa disarankan tidak menunggu portal dibuka untuk menyiapkan dokumen berikut:
- NISN – Pastikan aktif dan sesuai dengan data Dapodik.
- NPSN Sekolah – Dapat ditanyakan ke pihak TU atau BK.
- NIK (Nomor Induk Kependudukan) – Harus sesuai KTP atau Kartu Keluarga.
- Pasfoto Terbaru – Format: JPG/JPEG, Ukuran: maksimal 300 KB. Ketentuan: Wajah terlihat jelas, Pakaian rapi (seragam sekolah dianjurkan), Latar belakang polos (umumnya biru atau merah).
Bahaya “Simpan Permanen” yang Sering Diabaikan
Berdasarkan evaluasi SNBP tahun-tahun sebelumnya, banyak siswa gagal mendaftar hanya karena satu hal: lupa menekan tombol Simpan Permanen.
Alur Registrasi Akun yang Benar: Buat Akun ➝ Aktivasi Email ➝ Login ➝ Cek Data ➝ Unggah Foto ➝ Simpan Permanen
Penting untuk diingat: * Tombol Simpan Permanen adalah tahap final. * Setelah diklik, data tidak bisa diubah. * Pastikan nama, tanggal lahir, dan foto sudah 100% benar. * Menunda hingga menit terakhir sangat berisiko karena server bisa lambat atau down.
Bulan Januari 2026: Periode Tersibuk dan Paling Menentukan
Bulan Januari 2026 menjadi periode tersibuk dan paling menentukan dalam kalender SNPMB. Fokus utama siswa dan sekolah saat ini adalah:
- Memastikan kuota sekolah dan data dapodik aman.
- Bersiap penuh menghadapi registrasi akun SNPMB siswa mulai 12 Januari.
Persiapan dini bukan sekadar strategi, tetapi keharusan. Jangan sampai mimpi masuk PTN kandas bukan karena kalah bersaing, melainkan karena lalai di tahap administrasi awal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar