
Materi Debat dalam Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 10
Materi debat dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 memberikan siswa wawasan tentang konsep dasar debat, termasuk mosi, struktur debat, dan peran penting dari berbagai tim seperti tim afirmasi, oposisi, moderator, serta notulen. Debat merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan posisi terhadap suatu isu dengan menggunakan argumen logis, bukan emosi. Dalam prosesnya, debat melibatkan interupsi dan penyampaian kesimpulan.
Model debat Parlemen memiliki tahapan yang jelas, mulai dari pengenalan mosi hingga penyampaian argumen, sanggahan, dan simpulan akhir. Siswa akan belajar mengenai unsur-unsur penting dalam debat, seperti struktur debat, kaidah kebahasaan kalimat kompleks, serta cara menyampaikan argumen secara efektif.
Pertanyaan dan Jawaban Tentang Debat
Berikut beberapa pertanyaan umum yang sering muncul dalam materi debat:
- Debat adalah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, yang bertujuan untuk:
- A. Mencari pihak yang paling disukai oleh penonton.
- B. Mempertahankan posisi (pro atau kontra) terhadap suatu isu (mosi) dengan menyampaikan bukti logis.
- C. Mengumumkan keputusan akhir tentang suatu masalah.
- D. Memaparkan hasil penelitian ilmiah tanpa ada sanggahan.
- E. Mencari kesalahan dan kekurangan dari pihak lawan tanpa memberikan solusi.
Jawaban: B. Mempertahankan posisi (pro atau kontra) terhadap suatu isu (mosi) dengan menyampaikan bukti logis.
- Isu atau topik yang menjadi pokok perdebatan dan harus dipertahankan atau ditolak oleh kedua belah pihak disebut:
- A. Moderator.
- B. Oposisi.
- C. Afirmasi.
- D. Notula.
- E. Mosi.
Jawaban: E. Mosi.
- Dalam sebuah debat, tim yang bertugas memberikan dukungan dan persetujuan terhadap mosi yang diperdebatkan disebut Tim:
- A. Netral.
- B. Afirmasi.
- C. Oposisi.
- D. Interupsi.
- E. Juri.
Jawaban: B. Afirmasi.
- Peran penting moderator dalam kegiatan debat adalah:
- A. Memberikan argumen tambahan untuk mendukung salah satu pihak.
- B. Menentukan pemenang debat berdasarkan kualitas argumen.
- C. Memimpin jalannya debat, mengatur waktu bicara, dan menjaga netralitas serta ketertiban.
- D. Mencatat semua argumen yang disampaikan oleh kedua belah pihak.
- E. Menjadi pembicara pertama yang memaparkan mosi secara rinci.
Jawaban: C. Memimpin jalannya debat, mengatur waktu bicara, dan menjaga netralitas serta ketertiban.
- Interupsi dalam debat diberikan kepada pihak lawan dengan tujuan:
- A. Mengalihkan perhatian audiens.
- B. Mengajukan pertanyaan, memberikan sanggahan singkat, atau meminta klarifikasi saat lawan sedang berbicara.
- C. Mengambil alih waktu bicara lawan secara permanen.
- D. Menyampaikan kesimpulan akhir tim sendiri.
- E. Mencatat argumen utama lawan.
Jawaban: B. Mengajukan pertanyaan, memberikan sanggahan singkat, atau meminta klarifikasi saat lawan sedang berbicara.
- Peran utama notulen dalam sebuah debat resmi adalah:
- A. Menilai kualitas argumen.
- B. Memutuskan mosi diterima atau ditolak.
- C. Mencatat semua poin penting, argumen, tanggapan, dan jalannya keputusan selama debat berlangsung.
- D. Menggantikan peran moderator saat terjadi kekacauan.
- E. Memberikan kesimpulan akhir yang bersifat subjektif.
Jawaban: C. Mencatat semua poin penting, argumen, tanggapan, dan jalannya keputusan selama debat berlangsung.
- Argumen yang dianggap paling efektif dalam debat adalah argumen yang memenuhi unsur-unsur berikut, kecuali:
- A. Relevan dengan mosi.
- B. Didukung oleh data, fakta, atau teori yang kredibel.
- C. Disampaikan secara logis dan terstruktur.
- D. Bersifat emosional dan hanya didasarkan pada pandangan subjektif pribadi.
- E. Jelas dan mudah dipahami oleh audiens.
Jawaban: D. Bersifat emosional dan hanya didasarkan pada pandangan subjektif pribadi.
- Ketika mosi debat berbunyi: "Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia Wajib Dilanjutkan", maka tugas utama Tim Oposisi adalah:
- A. Mendukung dan memuji kelebihan Kurikulum Merdeka.
- B. Menolak mosi tersebut dan menyajikan kerugian atau kelemahan dari Kurikulum Merdeka.
- C. Bersikap netral dan hanya menjelaskan fakta.
- D. Memberikan saran tanpa perlu menolak mosi.
- E. Mengganti mosi dengan topik lain.
Jawaban: B. Menolak mosi tersebut dan menyajikan kerugian atau kelemahan dari Kurikulum Merdeka.
- Urutan kegiatan yang umumnya terjadi dalam pelaksanaan debat model Parlemen (British atau Asian Parliamentary) adalah:
- A. Interupsi - Presentasi Argumen - Pembukaan Mosi.
- B. Penilaian Juri - Penutup - Argumen Tim Oposisi.
- C. Pembukaan (Pengenalan Mosi) - Penyampaian Argumen Inti - Sanggahan/Interupsi - Simpulan.
- D. Pembacaan Notula - Penjelasan Aturan - Penentuan Pemenang.
- E. Argumen Oposisi - Argumen Afirmasi - Sanggahan.
Jawaban: C. Pembukaan (Pengenalan Mosi) - Penyampaian Argumen Inti - Sanggahan/Interupsi - Simpulan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar