Solidaritas Bencana Sumatra: Gubernur Andra Soni dan Sekda Banten Beri Dukungan ke Aceh

Banten Berikan Bantuan Langsung untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatra

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunjukkan wujud nyata solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan langsung kepada korban bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan moral dan material dari masyarakat Banten kepada saudara-saudara mereka yang terdampak.

Gubernur Banten Andra Soni melakukan penyerahan bantuan keuangan senilai Rp1 miliar serta bantuan logistik kepada Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Provinsi Sumbar. Ia menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat di Sumbar, Sumatra Utara, dan Aceh.

"Kami ingin menyampaikan secara langsung kepada Bapak Gubernur Sumatra Barat belasungkawa kami atas musibah yang dihadapi saudara-saudara kita di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Ini adalah bentuk dukungan masyarakat Banten kepada saudara kita yang terdampak," ujar Andra Soni.

Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kesetiakawanan sosial dalam menghadapi musibah. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi serta kekompakan para kepala daerah, Sumbar dapat segera pulih. "Kami juga pernah mengalami musibah seperti ini. Kami masyarakat Banten akan terus menggalang dukungan agar kesetiakawanan sosial ini bisa terus kita pertahankan, karena itu adalah jati diri kita," tambahnya.

Kunjungan ke Lokasi Terdampak

Usai penyerahan bantuan, rombongan Gubernur Banten meninjau lokasi terdampak di Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, untuk menyerahkan paket sembako. Mereka juga melanjutkan peninjauan ke dapur umum yang didirikan relawan Banten di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Di lokasi tersebut, Andra Soni berdialog langsung dengan warga mengenai pengalaman mereka saat bencana terjadi. Kehadiran Gubernur Banten disambut antusias oleh warga yang tengah bahu-membahu menyiapkan makanan di dapur umum.

Sekda Banten Tinjau Kerusakan di Pidie Jaya

Di lokasi terpisah, Sekda Banten Deden Apriandhi mengunjungi Provinsi Aceh untuk melihat kondisi pascabanjir yang melanda akhir November lalu. Didampingi Kepala Bappeda Mahdani dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nasir, Deden meninjau Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Sama halnya dengan di Sumbar, Pemprov Banten juga menyerahkan bukti pemindahbukuan bantuan keuangan senilai Rp 1 miliar kepada Pemprov Aceh yang diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Provinsi Aceh, Zulkifli, serta menyalurkan bantuan logistik dari BPBD dan UPZ Baznas Banten.

"Kedatangan kami selain untuk menyampaikan rasa duka langsung, juga menyampaikan amanat bantuan dari masyarakat Banten. Meski nilainya mungkin tak seberapa dibandingkan musibah yang dialami, kami harap ini dapat meringankan beban," tutur Deden.

Deden mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi di Pidie Jaya, di mana banyak infrastruktur tertimbun lumpur, termasuk lahan pertanian. "Banyak rumah dan fasilitas masyarakat tertimbun lumpur. Bahkan ada hamparan sawah yang berubah menjadi hamparan lumpur, yang tentunya akan mengganggu ketahanan pangan di sana. Mohon doanya kepada seluruh masyarakat Banten agar saudara-saudara kita di Sumatra segera pulih," pungkasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan